Kampanye Sosial #MainKePasar Dukung Pedagang Tradisional

Kampanye Sosial #MainKePasar Dukung Pedagang Tradisional
Mahasiswa Periklanan Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta (Polimedia Kreatif) menggelar kampanye sosial #MainKePasar sebagai bentuk pengabdian masyarakat, yang menjadi bagian dari tri dharma perguruan tinggi, di Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (6/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 6 September 2019 | 14:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta (Polimedia Kreatif) menggelar kampanye sosial #MainKePasar sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang menjadi bagian dari tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan kampanye sosial yang melibatkan 100 mahasiswa ini, berlangsung di salah satu pasar tradisional di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (6/9/2019).

Kampanye Sosial #MainKePasar Dukung Pedagang Tradisional

Koordinator Program Studi Periklanan, Rizky Kertanegara, mengatakan, kampanye sosial #MainKePasar bertujuan memberikan pengalaman berbeda kepada mahasiswa, yang sebagian besar menjadi bagian dari generasi milenial dan generasi Z (genZ), yang relatif jarang mengunjungi pasar tradisional.

"Memasuki era digital, budaya pergi ke pasar tradisional sudah mulai terkikis, terlebih dengan munculnya berbagai alternatif tempat perbelanjaan modern, mulai dari pasar swalayan, convenience store, hingga platform jual beli online," tutur Rizky kepada Beritasatu.com di sela-sela acara kampanye sosial ini.

Rizky menambahkan, pasar tradisional sebagai salah satu pusat perekonomian suatu wilayah merupakan potensi serta landmark yang memiliki karakteristik berbeda dengan pasar swalayan, maupun platform jual beli online. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan dari pasar tradisional sekarang ini, dengan menjadikannya sebagai salah satu objek wisata urban, yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para generasi milenial dan genZ.

"Melalui kampanye #MainKePasar ini, kami berharap mahasiswa mendapatkan pengalaman atau experience yang baru dan berbeda. Pengalaman itu nantinya mereka bagikan melalui media sosial, sehingga dapat memancing generasi milenial dan genZ untuk datang ke pasar tradisional. Hal ini, akan membantu para pedagang mendapatkan exposure di kalangan generasi milenial yang bisa dibilang jarang mengunjungi pasar tradisional," tandas Rizky.

Ketua Himpunan Mahasiswa Periklanan Polimedia Kreatif, Difa Nasution, menambahkan, kampanye sosial #MainKePasar yang merupakan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen ini, dapat mengoptimalkan fungsi tri dharma perguruan tinggi, terutama yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat.

"Kampanye #MainKePasar juga menjadi bentuk kolaborasi ideal antara kampus dengan masyarakat. Terlebih, mahasiswa memerlukan wadah pengabdian masyarakat yang sesuai dengan bidang studinya. Mahasiswa juga dapat mengetahui secara langsung bagaimana membentuk strategi komunikasi pemasaran, terutama di era digital 4.0 seperti saat ini," terang Difa.



Sumber: BeritaSatu.com