Tibco Tekankan Pentingnya Big Data

Tibco Tekankan Pentingnya Big Data
Seno Soemadji, Country Manager Indonesia, TIBCO Software Inc. (Kiri), dan Shawn Rogers, Senior Director Analytic Strategy, TIBCO Software Inc.(Kanan) ( Foto: Beritasatu.com/Chairul Fikri )
Chairul Fikri / CAH Senin, 7 Oktober 2019 | 22:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tibco Software Inc sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi menilai masih banyak perusahaan e-commerce dan start-up di Indonesai yang masih belum memanfaatkan benar teknologi digital yang ada. Akibatnya perusahaan yang mereka kelola berkembang lambat.

Untuk itu Tibco terpanggil untuk memberikan pengetahuan dan edukasi dengan menggelar seminar. "Kami berusaha memberikan pengalaman menarik kepada pelanggan untuk berinovasi pada produk dan layanan baru atau mentransformasikannya menjadi perusahaan yang matang secara digital. Ini membutuhkan keseimbangan teknologi, data, dan strategi," ujar Seno Soemadji, Country Manager Indonesia Tibco Software Inc, saat melakukan wawancara dengan sejumlah media di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

Lebih lanjut Shawn Rogers selaku Senior Director Analytic Strategy Tibco Software Inc. berharap untuk perusahaan yang kini sudah merambah ke arah digital untuk memanfaatkan big data dan analitik dalam pengembangan usahanya.

Salah satu produk Tibco yang tengah dikembangkan yakni Tibco Spotfire X membuat masyarakat dan pelanggannya memperoleh kemudahaan dalam menggunakan teknologi yang dikembangkan Tibco itu.

"Spotfire X adalah infused, AI (artificial intelligence) tertanam di dalam aplikasi, jadi kami tidak hanya membantu pelanggan menggunakan AI. Kami sebenarnya menempatkan AI di dalam produk kami. Spotfire X memiliki tiga hal yang sangat penting. Ini adalah platform terbuka, jadi itu berfungsi dengan baik dalam organisasi Anda dengan investasi lain yang Anda buat," tandasnya.

Dalam mengembangka perusahaannya Tibco juga hingga kini masih membuka cukup banyak informasi atau pengetahuan kepada masyarakat dalam membangun platform mereka. Lantaran hingga kini mereka telah memiliki 600.000 pelanggan dari kalangan perusahaan maupun perorangan yang kini masih terus belajar mengembangkan teknologi digitalnya baik untuk kepentingan pribadi maupun urusan bisnis.



Sumber: BeritaSatu.com