Kesadaran Perlindungan Siber Makin Meningkat

Kesadaran Perlindungan Siber Makin Meningkat
Ilustrasi serangan siber. ( Foto: Safety4sea / Dokumentasi )
Lona Olavia / WBP Kamis, 7 November 2019 | 19:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Acronis, pemimpin pasar global untuk perlindungan siber bersama PT Optima Solusindo Informatika (Optima) dan Bhinneka.Com meluncurkan Acronis True Image 2020 di Indonesia. Acronis True Image 2020 adalah versi terbaru solusi perlindungan siber personal, yang memudahkan pengguna melakukan replikasi data berbasis cloud secara otomatis.

Kesadaran akan pentingnya menyimpan dan menjaga data digital saat ini pun terus meningkat. Terlebih yang menyangkut kejahatan siber. Sebagai gambaran, berdasar laporan tahunan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)-HP dalam Proyek Honeynet tahun 2018 tercatat ada 12.895.554 serangan siber pada 21 sensor yang tersebar, termasuk serangan malware sebanyak 513.863 kali.

“Beberapa tahun belakangan, kesadaran akan perlindungan siber di Indonesia semakin meningkat. Bahkan, dalam pidato kenegaraannya pada 16 Agustus lalu, Presiden Jokowi dengan tegas menyampaikan bahwa Indonesia harus siap siaga menghadapi kejahatan siber sehingga kedaulatan data dapat diwujudkan. Hadirnya Acronis True Image 2020 merupakan jawaban atas hal ini,” ucap Managing Director PT Optima Solusindo Informatika (Optima) Refany Iskandar dalam siaran pers, Kamis (7/11/2019).

Acronis True Image 2020 adalah terobosan mutakhir yang merealisasikan visi Acronis untuk perlindungan siber dengan memadukan perlindungan data konvensional dan pengamanan siber. Hal ini menjadikan Acronis True Image 2020 sebagai satu-satunya solusi yang mencakup five vectors of cyber protection (lima aspek keamanan siber) memastikan Safety, Accessibility, Privacy, Authenticity, and Security of Data (SAPAS).

Fitur replikasi dari penyimpanan lokal ke cloud dual protection juga masih ditambah dengan lebih dari 100 kelebihan lainnya yang melekat pada kinerja Acronis True Image 2020.

“Saat ini kita sangat mengandalkan data, maka data pun telah menjadi aset yang berharga. Itu artinya kita berurusan dengan lebih banyak data dan perangkat. Dalam hal ini, ancaman siber dan tantangan dalam menghadapinya terus meningkat. Seperti makin kompleksnya, kerumitannya, dan biaya yang diperlukan," tutur pendiri sekaligus CEO Acronis Serguei “SB” Beloussov.

Sepanjang tiga tahun terakhir, Acronis True Image adalah satu-satunya solusi pengamanan data personal yang dilengkapi perlindungan antimalware dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi. Dengan fitur acronis active protection, ransomware dan serangan cryptojacking dihalau secara real time data yang terdampak langsung dipulihkan secara otomatis.
Alih-alih memindai malware signatures yang telah teridentifikasi, teknologi Acronis True Image memantau indikasi serangan pada sistem.

Pendekatan ini memberikan hasil yang lebih efektif dalam mendeteksi dan mengatasi serangan digital, termasuk rangkaian ransomware yang belum dikenal sebelumnya. Acronis True Image sendiri bahkan tercatat telah berhasil menghalau lebih dari 400.000 serangan ransomware pada tahun lalu.



Sumber: Suara Pembaruan