Baparekraf Game Prime 2020 Usung Konsep Baru

Baparekraf Game Prime 2020 Usung Konsep Baru
Baparekraf Game Prime 2020 Online. (Foto: Beritasatu Photo / Dok.Baperekraf)
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 29 Juli 2020 | 21:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) siap menggelar event industri gim terbesar di Indonesia, bertajuk Baparekraf Game Prime 2020 Online. Kegiatan ini, rencananya akan berlangsung pada tanggal 1 hingga 5 Agustus 2020 mendatang.

Baca Juga: Kemparekraf Siapkan Bantuan Rp 24 Miliar Dukung UMKM

Acara tahunan yang merupakan kolaborasi antara GGWP.ID dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) ini, sudah empat kali berlangsung dengan tajuk Bekraf Game Prime, dan pada tahun kelimanya berevolusi menjadi Baparekraf Game Prime. Hadir dengan tajuk baru, event Baparekraf Game Prime 2020 Online juga akan mengusung konsep pelaksanaan yang baru, yaitu penonton bisa menyaksikan secara langsung melalui penayangan online.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Josua Puji Mulia Simanjuntak, mengatakan, walaupun pandemi virus corona atau Covid-19 membatasi aktivitas di luar rumah, Baparekraf Game Prime tetap berkomitmen untuk menyuguhkan acara esports, gim, edukasi, hingga hiburan yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara online atau daring.

"Konsep daring yang dibawa Baparekraf Game Prime 2020 Online juga merupakan yang pertama di Indonesia dalam hal pameran dan eksibisi," jelas Joshua dalam acara webinar Baparekraf Game Prime 2020, di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Baca Juga: Program Bekup 2020 Targetkan 500 Startup

Joshua mengatakan, Baparekraf Game Prime bertujuan untuk meningkatkan kualitas developer game Indonesia melalui pertukaran ilmu dengan developer dan pelaku industri gim internasional serta meningkatkan exposure dari gim-gim lokal agar bisa diketahui lebih banyak oleh masyarakat luas.

"Dengan adanya acara ini, diharapkan gim buatan anak negeri dapat bersaing dengan gim internasional di pasar nasional maupun internasional," tandas Josua.

Menurut Joshua, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) bekerja sama dengan AGI telah melakukan kurasi terhadap 80 gim yang mendaftar melalui program ini. Dari total game developer tersebut, telah terpilih 30 game
developer yang dapat memamerkan karyanya pada event ini, dan berkesempatan untuk meningkatkan publisitas game-nya melalui event ini.

Baca Juga: Baparekraf Digital Entrepreneurship Targetkan 300 UMKM

"Diharapkan dengan adanya event ini, game developer yang berpartisipasi dapat meningkat penjualannya serta
membawa nama harum Indonesia di pangsa nasional maupun internasional," tandas Josua.

Ketua Umum Asosiasi Game Indonesia (AGI), Cipto Adiguno, mengatakan, selama beberapa tahun terakhir Game Prime telah berkembang menjadi acara akbar bagi pemain gim  di Indonesia. Tidak hanya anak muda, Game Prime juga menjangkau orang tua dan anak-anak.

"Di era yang semakin digital seperti sekarang, gim menjadi medium yang diterima oleh masyarakat umum dan tidak lagi sekedar mainan anak kecil atau anak muda. AGI berharap Game Prime dapat memperkenalkan gim ke masyarakat luas, mengedukasi baik-buruknya pada orang tua dan anak, serta berbagi keseruan digital di saat pandemi," tandas Cipto Adiguno.

Baca Juga: Dukung Industri eSports, TikTok Gandeng Evos

Sementara itu, CEO GGWP.ID, Ricky Setiawan, menambahkan, event Game Prime sendiri selalu menciptakan sejarah setiap tahunnya. "Tahun ini untuk pertama kali kita hadir dalam format online tanpa mengurangi esensi memperkenalkan gim buatan Indonesia di mata dunia," tegas Ricky.



Sumber: BeritaSatu.com