Aplikasi Neo Permudah Penguasaan Bahasa Inggris

Aplikasi Neo Permudah Penguasaan Bahasa Inggris
Global CEO Nexgen English Online co. & Dyned International, Ian Stuart Adam (kanan) memberikan penjelasan didampingi Indonesia Chief Representative Officer for Nexgen English Online. Co, Artnandia Priaji. ( Foto: Beritasatu.com/Iman Rahman Cahyadi )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Rabu, 3 Oktober 2018 | 20:33 WIB

Jakarta - Bahasa Inggris telah menjadi bahasa global, penghubung, bahasa dari ilmu modern, informasi serta ilmu ruang angkasa. Bahasa Inggris merepresentasikan paspor bagi setiap orang dalam dunia global yang penuh kompetisi. Untuk itu penting bagi setiap orang bisa menguasai Bahasa Inggris.

Seiiring perkembangan teknologi, belajar Bahasa Inggris semakin mudah. Salah satunya  sistem pembelajaran bahasa Inggris secara global dan perdana di Indonesia yang diperkenalkan Nexgen English Online dengan meluncurkan Neo. Aplikasi Neo  merupakan solusi pembelajaran terintegrasi ponsel pertama untuk memperoleh kemahiran berbahasa Inggris yang mampu beradaptasi dengan perkembangan pembelajaran pengguna melalui kecerdasan buatan dan sistem pengenal suara.

Nexgen English Online, co. mendapatkan lisensi eksklusif distribusi konten pembelajaran bahasa Inggris dari DynEd International, perusahaan terkemuka di bidang perangkat lunak yang sudah berdiri sejak 32 tahun dengan total 25 juta pengguna di seluruh dunia.

Globalisasi telah semakin cepat terjadi dan hal ini semakin dimungkinkan dengan berkembangnya teknologi ponsel untuk berkomunikasi. Perkembangan teknologi telah mendorong tingkat perubahan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Pada tahun 2011, istilah ‘Revolusi Industri ke-4’ (4IR) mulai diperkenalkan dan sejak saat itu banyak hal telah berubah menuju ke era dunia digital.

Global CEO Nexgen English Online co. & Dyned International, Ian Stuart Adam mengatakan saat ini, mempelajari bahasa Inggris menjadi lebih mudah dengan perkembangan platform digital.

"Teknologi ponsel akan menawarkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan yang dimiliki kepada lebih banyak orang di seluruh dunia dan juga memperluas penggunaan kecerdasan buatan. Konten yang dipersonalisasi juga menjadi kunci dari teknologi pembelajaran digital. Sistem adaptif yang berdasarkan pada big data dan kecerdasan buatan sekarang berada dalam genggaman. Kita dapat menentukan cara pembelajaran yang tepat sesuai kebutuhan dan jadwal masing-masing pengguna," ujar Stuart Adam di Jakarta, Rabu (3/10).

Dalam kesempatan yang sama Indonesia Chief Representative Officer for Nexgen English Online. Co, Artnandia Priaji menjelaskan, salah satu keuntungan dari pembelajaran digital adalah fleksibilitas yang memungkinkan pengguna menyesuaikan dengan jadwal pribadi.

“Oleh karena itu, kami meluncurkan Neo. Nexgen Neo merupakan solusi baru dalam mempelajari bahasa Inggris. Neo menjadi aplikasi efektif, fleksibel dan mudah dioperasikan oleh pengguna yang memiliki gaya hidup aktif. Dengan interface yang mudah digunakan, sistem pembelajaran adaptif menggunakan teknologi dan sertifikat bahasa Inggris berstandar international, Neo juga menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi setiap pengguna,” timpal Ian.

Kecerdasan buatan (AI) dalam aplikasi neo Study secara berkala menganalisa perilaku dan data pengguna untuk kemudian memberikan konten yang secara otomatis beradaptasi seiring dengan kemajuan pengguna. Neo membantu pengguna menguasai Bahasa Inggris lebih cepat seolah-seolah mereka didampingi oleh guru pribadi yang ahli. Melalui aplikasi neo Study, pengguna akan menggunakan fitur pengenal suara canggih (advanced speech recogition) yang melatih mereka untuk mengoreksi pengucapan tiap kata sampai akhirnya mahir berbicara dalam bahasa Inggris.

“Selain sistem pembelajaran mandiri, nexgen juga telah memperkenalkan Neo Live, platform latihan one-on-one online yang memiliki pelatih pribadi. Sebelum setiap sesi dimulai, pelatih yang telah dipilih akan menerima analisis studi data terbaru pengguna agar mereka dapat secara efektif memberikan pelajaran lebih dan telah dipersonalisasi,” tambah Ian.

Nexgen neo memerlukan pengguna untuk melewati serangkaian Mastery Test dan Exit Exam sebelum memperoleh sertifikat. Sertifiat yang diberikan neo sepenuhnya selaras dengan Common European Framework (CEFR), kerangka tingkat bahasa global yang memungkinkan pengguna berbahasa asing untuk secara akurat mengukur kefasihannya terhadap penutur asli dan pengguna lainnya. Sistem sertifikasi ini setara dengan tes kefasihan Bahasa Inggris lainnya seperti IELTS, TOEFL dan TOEIC.

Konten yang dimiliki Nexgen mendapat lisensi dari DynEd International, Inc., salah satu pelopor di dunia untuk pendidikan mendengarkan dan berbicara untuk berbagai institusi. Nexgen juga telah mengembangkan mengembangkan versi mobile dan akan menawarkan platform Neo Study yang diasah dengan analisis studi data dari lebih dari 25 juta murid di seluruh dunia selama 32 tahun.



Sumber: BeritaSatu.com