Dorong Inklusi Keuangan Petani, Pundi X Gandeng Hara

Dorong Inklusi Keuangan Petani, Pundi X Gandeng Hara
Pengembang solusi teknologi berbasis blockchain, Pundi X, menggandeng HARA untuk penyebaran ribuan perangkat penjualan (Point of Sales/POS) berbasis blockchain kepada petani untuk memfasilitasi pengumpulan data dan inklusi keuangan. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 8 November 2018 | 15:43 WIB

Jakarta - Pengembang solusi teknologi berbasis blockchain, Pundi X, menggandeng Hara untuk penyebaran ribuan perangkat penjualan (Point of Sales/POS) berbasis blockchain kepada petani untuk memfasilitasi pengumpulan data dan inklusi keuangan.

Hara mengumpulkan data real-time dari seluruh rantai pertanian, untuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan bagi petani. Kalangan petani, dan mitra lapangan lainnya, diberikan insentif berupa Hara Token karena telah menyediakan data berupa kondisi ekologi, tanaman, dan kondisi pasar, yang berpotensi untuk dimonetisasi.

Baca Juga: Hara Kembangkan Solusi Blockchain di Sektor Pertanian

Dalam kemitraan ini, para petani akan mengumpulkan dan menukarkan insentif tersebut menggunakan XPOS, sebuah perangkat penjualan yang memungkinkan transaksi dalam aset digital. Penggunaan XPOS akan diawali dari seluruh desa di Indonesia dengan perkiraan pemakaian satu perangkat untuk setiap 200 petani di daerah yang berpartisipasi.

Presiden dan Co-Founder Pundi X, Constantin Papadimitriou, mengungkapkan, kemitraan ini akan mendukung terciptanya inklusi keuangan di kalangan petani yang dapat menggunakan XPOS berbasis blockchain secara independen dari lembaga finansial.

"Tujuan kami adalah untuk membawa manfaat teknologi blockchain dan pembayaran digital kepada konsumen yang tidak memiliki rekening bank serta meningkatkan inklusi keuangan dan kemandirian," kata Constantin, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (8/11).

Baca Juga: Revolusi Blockchain Melanda Berbagai Sektor Industri

Menurut Constantin, pihaknya merasa bangga XPOS akan segera diluncurkan diantara jaringan mitra pertanian Hara, serta mampu membantu memfasilitasi rencana mereka menjadi lebih baik.

"Misalnya, menjadi sektor yang siginifikan dalam berkontribusi di perekonomian dunia dan kehidupan ratusan juta orang bergantung pada sektor ini," tegasnya.

Sementara itu, CEO Hara, Regi Wahyu, mengatakan, platform Hara dibentuk dan didedikasikan untuk menghubungkan bagian yang hilang di pertanian global demi kepentingan semua orang yang terlibat dalam rantai pasok (supply-chain).

"Data yang sudah kami kumpulkan dari petani membawa manfaat bagi sektor riil lainnya, seperti transportasi, konsumen, serta apapun kepentingan penjualan barang atau jasa, dan terutama kepada pemerintah," paparnya.

Menurut Regi, kehadiran XPOS dalam ekosistem pihaknya, memungkinkan untuk menghubungkan mata rantai yang hilang, yaitu tahap proses pelayanan pembayaran digital untuk populasi yang sebagian besar tidak memiliki rekening bank dalam sektor pertanian.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE