Produk Pertama Sub-Brand Vivo Belum untuk Pasar Indonesia

Produk Pertama Sub-Brand Vivo Belum untuk Pasar Indonesia
Bocoran desain Vivo V15 dengan Pop-Up Camera ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Herman / FER Selasa, 5 Maret 2019 | 18:10 WIB

Purwakarta, Beritasatu.com - Menyusul brand smartphone lain yang telah meluncurkan sub-brand, seperti Xiaomi melalui Pocophone, Vivo juga mulai memperkenalkan iQOO sebagai sub-brand mereka. Nama iQOO sendiri merupakan singkatan dari "I Quest On and On".

PR Manager PT Vivo Mobile Indonesia, Tyas Rarasmurti, menyampaikan, pada tahap awal perkenalan ini, iQOO baru akan difokuskan untuk pasar Tiongkok sebagai negara asal brand Vivo. Produk pertama iQoo juga sudah dirilis akhir pekan lalu yang ditujukan untuk para gamers mobile.

"Untuk produk iQOO, belum ada rencana untuk dipasarkan di market lain seperti Indonesia. Saat ini masih akan difokuskan untuk pasar Tiongkok saja," kata Tyas Rarasmurti, di sela acara peluncuran Vivo V15 yang dihadiri Beritasatu.com, di Purwakarta, Selasa (5/3/2019).

Dilansir dari Gizmochina, produk pertama iQOO untuk para mobile gamers ini mengusung spesifikasi yang tinggi layaknya smartphone premium, salah satunya penggunaan prosesor Snapdragon 855 dengan empat varian memori, 6+128GB, 8+128GB, 8+256GB, dan 12+256GB. Ukuran layarnya juga besar hingga 6,4 inci dengan rasio layar ke bodi yang mencapai 91,7 persen.

Untuk menunjang daya tahan, iQOO dibekali baterai besar dengan kapasitas 4.000 mAh, didukung dengan teknologi pengisian daya 44W. Dalam waktu 45 menit, baterai bisa terisi penuh 100 persen. Di Tiongkok, harga iQOO yang paling murah dibanderol 2.998 Yuan atau sekitar Rp 6,3 juta. Sementara varian termahalnya dibanderol 4.298 Yuan atau sekitar Rp 9 juta.



Sumber: BeritaSatu.com