Vivo Tingkatkan Kapasitas Produksi Smartphone Hingga 200%

Vivo Tingkatkan Kapasitas Produksi Smartphone Hingga 200%
Peluncuran Vivo V15, di Taman Air Mancur Sri Baduga, Situ Buleud, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa, 5 Maret 2019 ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / CAH Rabu, 6 Maret 2019 | 09:26 WIB

Purwakarta, Beritasatu.com - Untuk memenuhi permintaan masyarakat yang semakin besar terhadap produk-produk Vivo, PT Vivo Mobile Indonesia mulai tahun ini telah meningkatkan kapasitas produksi smartphone hingga 200 persen.

General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia, Edy Kusuma menyampaikan, saat ini kapasitas produksi smartphone Vivo di pabrik independen Vivo yang ada di Cikupa, Tangerang, telah mencapai 800.000 unit per bulan. Basis produksi Vivo masih difokuskan untuk memenuhi permintaan domestik terhadap seri ponsel Vivo, antara lain Vivo V11 Pro, Vivo V11, Vivo V15, maupun rangkaian seri Y seperti Y91 dan Y95.

"Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Vivo. Apalagi permintaan masyarakat terhadap produk-produk Vivo juga semakin tinggi. Makanya untuk kapasitas produksi telah kami tingkatkan hingga 200 persen," kata Edy Kusuma usai peluncuran Vivo V15, di Purwakarta, Selasa (5/3/2019) malam.

Berdiri sejak Maret 2016, pabrik Vivo di Cikupa merupakan basis produksi Vivo satu-satunya di Asia Tenggara.

Pada Agustus 2017 lalu, Edy menyampaikan pabrik Vivo Mobile Indonesia telah mengalami perluasan lahan hingga lebih dari dua kali lipat guna meningkatkan kapasitas produksi. Perluasan pabrik yang awalnya hanya satu gedung telah berkembang menjadi tiga gedung, dan pada tahun 2018 menjadi empat gedung. Untuk mendukung target produksi yang lebih tinggi, Vivo juga akan melanjutkan ekspansi dengan menambah gedung baru.

Peningkatan kapasitas dan target produksi di pabrik juga diikuti dengan penambahan Line Checking, di mana masing-masing line memiliki beberapa person in charge untuk memastikan smartphone Vivo telah dirakit dengan benar.

Jadi Nomor Satu
Selain meningkatkan kapasitas dan target produksi, Edy Kusuma mengatakan Vivo juga terus berinovasi menghadirkan teknologi terbaru dalam produk-produknya. Yang teranyar adalah Vivo V15 dengan Pop-Up Camera terbesar di industri smartphone saat ini dengan resolusi 32MP.

“Inovasi merupakan salah satu prinsip utama Vivo. Selain 32MP Pop-Up Camera pertama di industri yang memberi tampilan Ultimate All Screen terbaru, kami selalu mencari dan mengembangkan fitur-fitur terkini dan inovatif yang dapat menjadikan Vivo sebagai salah satu brand yang harus diperhitungkan, seperti kamera berkualitas tinggi dan layanan AI yang lebih pintar yang membawa pengalaman mobile ke dimensi yang baru,” tutur Edy Kusuma.

Melalui berbagai strategi yang dijalankan ini, Vivo menargetkan bisa menjadi pemain utama di industri smartphone Indonesia. Tahun lalu berdasarkan data lembaga riset IDC, Vivo berada di posisi empat besar di bawah Samsung, Xiaomi, dan Oppo.

"Dalam tiga tahun ke depan, kami menargetkan bisa menjadi nomor satu di industri smartphone Indonesia," kata Edy Kusuma.



Sumber: BeritaSatu.com