LG Fokus Pasarkan OLED dan NanoCell TV

LG Fokus Pasarkan OLED dan NanoCell TV
LG W9 OLED TV. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 8 Maret 2019 | 15:57 WIB

Seoul, Beritasatu.com - LG Electronics (LG) memberi pengumuman terkait fokus bisnis perusahaan dalam lini produk TV premiumnya di tahun ini. Mendukung rencana besar perusahaan untuk memimpin segmen TV kelas premium ini, dua kategori besar produk disiapkan yaitu OLED TV dan NanoCell TV.

"Kedua kategori TV premium kami di tahun 2019 ini akan menjadi cerminan jelas upaya keberlanjutan LG untuk terus meretas batas yang ada pada TV saat ini melalui inovasi teknologi," kata President Mobile Communications and Home Entertainment Company LG, Brian Kwon, dalam katerangan pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Lebih lanjut, Brian menyatakan, perusahaan akan memulai pemasaran global kedua kategori TV premiumnya ini pada minggu depan. Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) akan menjadi kelompok negara sasaran pemasaran perdana OLED TV dan NanoCell TV terbaru LG. Menyusul setelahnya berbagai negara yang menjadi pasar utama LG di belahan Asia, Eropa dan Amerika Selatan.

Bicara mengenai keunggulan yang ditawarkan, OLED TV dan NanoCell TV terbarunya akan dibekali peningkatan visual dan audio melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Hal ini berkat dukungan prosesor khusus LG α (Alpha) 9 Gen 2 yang memiliki kecerdasan dan teknologi yang memberi kemampuan belajar deep learning.

Untuk kedua kategori terbarunya ini, LG telah menyiapkan dua peningkatan dalam hal keterhubungan. Berjalan pada tengah tahun, peningkatan pertama berupa dukungan keterhubungan pada perangkat Apple AirPlay 2 dan Apple HomeKit untuk kemudahan menikmati konten video dan audio dengan opsi streaming melalui jajaran perangkat rumah pintar besutan Apple.

Peningkatan pun dilakukan pada firmware yang akan membuat pemilik OLED TV dan NanoCell TV LG edisi terbaru dapat menikmati layanan Amazon Alexa. Layanan ini akan melengkapi layanan Google Assistant yang telah tersedia di dalam TV sebelumnya. Kelengkapan dua platform AI ini akan menjadikan LG sebagai pabrikan TV pertama yang menyediakan kedua platform AI utama dalam TV tanpa perlu tambahan perangkat keras lainnya.

Terdapat lima seri yang disiapkan LG untuk membagi OLED TV di tahun ini berdasarkan kelengkapan teknologinya. Terdapat empat seri yang mendukung ketersediaan bentang layar dari 77 inci hingga 55 inci. Keempatnya yaitu model Model W9, E9, C9, dan B9. Rangkaian OLED TV LG di tahun ini akan termasuk model LG 88Z9 yang menjadi TV OLED pertama di dunia dengan resolusi 8K.

Di bagian lain, NanoCell TV pun memiliki daya tarik tersendiri dari sisi visual sebagai seri LED TV tercanggih LG. Kualitas gambar yang tampil cemerlang dengan akurasi warna lebih baik yang dapat dinikmati dari sudut pandang menonton lebar menjadi salahsatunya. Keunggulan visual pun mendapat dukungan dari terapan desain modern dengan tepian sangat tipis yang mengurangi gangguan saat menonton.

Berbagai peningkatan kemampuan pun dibenamkan. Diantaranya kelengkapan dukungan HDMI 2.1 untuk memainkan konten 4K lebih baik dengan kecepatan 120 fps (frame per second ), 4K High Frame Rate (HFR). Automatic low latency mode (ALLM), variable refresh rate (VRR) dan enhanced audio return channel (eARC).

Terdapat empat belas model NanoCell TV terbaru dengan kemampuan AI di tahun ini. Sementara bicara mengenai pilihan bentang layar, ketersediaannya mulai dari 49 inci hingga yang bentangnya mencapai 86 inci.

Pengumuman mengenai dimulainya pemasaran dua lini TV premium LG ini pun diiringi kejutan akan pernyataan kesiapan perusahaan dalam memasarkan TV OLED dengan layar yang dapat digulung. Dinamai LG Signature OLED TV R, kemunculan perdananya mendapat atensi besar seluruh pengunjung Consumer Electronics Show (CES) pada awal tahun ini.

"Melalui keseluruhan lini produk TV premium kami di tahun ini, kami ingin menunjukkan dan menawarkan kecanggihan terkini teknologi AI LG dalam meningkatkan kualitas gambar dan suara yang memberikan pengalaman menonton TV lebih baik," tandas Brian Kwon.

 



Sumber: BeritaSatu.com