Software Bajakan di Indonesia, Tertinggi di Asia Pasifik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Software Bajakan di Indonesia, Tertinggi di Asia Pasifik

Senin, 18 Maret 2019 | 17:53 WIB
Oleh : Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I The Software Alliance (BSA) pada 2017, 83% software yang beredar di Indonesia adalah bajakan.

"Di kawasan Asia Pacifik, rata-rata penggunaan software tidak berlisensi adalah 57%, sementara di Indonesia persentasenya mencapai 83%. Ini tinggi sekali, bahkan termasuk yang tertinggi di dunia," kata Senior Director BSA, Tarun Sawney, di acara peluncuran kampanye Legalize and Protect yang dihadiri Beritasatu.com, di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Dikatakan Tarun, penggunaan software yang tidak berlisensi ini bisa meningkatkan potensi serangan siber yang dapat merusak berbagai file penting, serta mencuri data-data personal seperti identitas perbankan. Bahkan jenis virus ransomware dapat memblokir akses pengguna ke perangkatnya yang hanya dapat dipulihkan apabila membayar uang tebusan secara online kepada penjahat siber.

Karenanya, BSA meluncurkan kampanye “Legalize and Protect” di beberapa negara di Asean, termasuk Indonesia. Dikatakan Tarun, tujuan dari kampanye ini adalah untuk menjangkau para pemimpin bisnis dengan pesan mengenai manfaat penggunaan software legal secara hukum, produktivitas, dan keamanan.

BSA berharap bahwa hasil dari kampanye ini dapat mendorong ribuan perusahaan untuk melegalkan berbagai asetnya, dari software ilegal yang tidak aman menjadi aset software berlisensi.

"Dalam kampanye ini, kita akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menggunakan software berlisensi. Ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas kerja perusahaan, meningkatkan keamanan data, serta menjaga reputasi perusahaan. Sebab bila sebuah perusahaan mengalami serangan malware, itu bisa menyebabkan kerusakan reputasi dan kerugian bisnis yang besar," kata Tarun.

Dengan menggunakan software tidak berlisensi, menurutnya peluang untuk terkena serangan malware yang berisiko pada data sebesar 29%. Meskipun penggunaan software berlisensi tidak menjamin 100% sebuah perangkat akan terbebas dari serangan siber, Tarun mengatakan setidaknya software berlinsensi akan menjadi benteng pertama yang melindungi aset perusahaan.

BSA berkolaborasi dengan pemerintah di kawasan ASEAN untuk membantu komunitas bisnis memahami manfaat ekonomi dari penggunaan software legal. International Data Corporation (IDC) memperkirakan bahwa perusahaan yang mengambil langkah untuk meningkatkan manajemen softwarenya dapat meningkatkan laba hingga 11 persen. Karenanya, Tarun berharap pemerintah berwenang dapat memacu komunitas bisnis untuk segera beralih ke aset legal demi meningkatkan daya saing nasional.

Pemerintah Indonesia sendiri telah aktif melakukan berbagai hal dalam mengurangi penggunaan software tidak berlisensi yang terdiri dari kegiatan sosialisasi, himbauan masyarakat, edukasi serta membuka ruang untuk penegakkan hukum, di mana masyarakat dapat melakukan pengaduan sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Hak Cipta nomor 28 tahun 2014.

"Apabila ditemukan adanya pelanggaran dalam hak cipta, termasuk penggunaan software bajakan, kami mengimbau agar dapat melakukan pengaduan. Karena ini sifatnya delik aduan, kami tidak bisa melakukan langkah hukum kalau tidak ada aduan. Tetapi kami terus melakukan kegiatan edukasi mengenai pentingnya penggunaan software berlisensi," kata Kasubdit Pencegahan & Penyelesaian Sengketa Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Irbar Susanto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ingin Tahu Penghasilan Travel Blogger? Ini Aneka Sumbernya

Travel blogger memiliki beberapa sumber penghasilan setelah me-review berbagai tempat wisata bagi warganet di media sosial.

DIGITAL | 24 September 2021

Ekstremis Gunakan Obrolan Video Game untuk Sebarkan Kebencian

Para ekstremis menggunakan video game arus utama dan platform obrolan game untuk menyebarkan kebencian.

DIGITAL | 23 September 2021

Aturan Eropa Akan Paksakan Pengisi Daya USB-C untuk Semua Ponsel

Para produsen akan dipaksa untuk membuat solusi pengisian daya universal untuk ponsel dan perangkat elektronik kecil, di bawah aturan baru yang diusulkan oleh Komisi Eropa (EC).

DIGITAL | 23 September 2021

Xiaomi Bantah Lakukan Sensor Pengguna

Xiaomi menyangkal menyensor para penggunanya setelah Lithuania merekomendasikan warga negaranya untuk menghindari smartphone Tiongkok.

DIGITAL | 23 September 2021

Pelajar dan Guru Didorong Jadi Influencer

Telkomsel Area Jawa Bali mendorong para pelajar dan guru menjadi seorang influencer dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital.

DIGITAL | 23 September 2021


Jual Beli Kripto, Apa yang Harus dan yang Tidak Boleh Dilakukan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah mengenal mata uang kripto dan memilih platform yang tepat.

DIGITAL | 23 September 2021

Exabytes Dukung Transformasi UMKM ke Ranah Digital

Exabytes mendorong UMKM Indonesia bertransisi ke online guna membangun serta memperkuat kehadiran bisnisnya di ranah digital.

DIGITAL | 23 September 2021

Siap Luncurkan LDX Token, Litedex.io Bidik Investor Anak Muda

LDX merupakan satu-satunya token yang diluncurkan oleh platform decentralized exchange murni karya anak bangsa.

DIGITAL | 23 September 2021

Kemhan Lithuania Anjurkan Ponsel Xiaomi dan Huawei Dibuang Saja

Kementerian Pertahanan Lithuania telah menganjurkan ponsel Xiaomi dibuang saja dan calon konsumen tidak membeli yang ponsel Tiongkok yang baru.

DIGITAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Bentuk Anak Usaha Baru, Bali Bintang Sejahtera Garap Bisnis Teknologi

Bentuk Anak Usaha Baru, Bali Bintang Sejahtera Garap Bisnis Teknologi

EKONOMI | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings