Ecomobi Kenalkan Inovasi Baru Jualan Online

Ecomobi Kenalkan Inovasi Baru Jualan Online
CEO Ecomobi Singapura, Truong Cong Thanh. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Ecomo )
/ FER Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ecomobi menciptakan inovasi baru di bidang e-Commerce, yang menghubungkan pembuat konten, influencer, komunitas, dan siapa saja yang memiliki traffic dengan klien yang memiliki bisnis besar, atau biasa disebut Social Selling Platform.

CEO Ecomobi Singapura, Truong Cong Thanh, mengatakan, Social Selling Platform sendiri sering diartikan sebagai metode penjualan yang memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk menemukan calon konsumen potensial, membangun kepercayaan, dan pada akhirnya, menjual produk atau jasa.

"Tujuan kami membangun platform ini adalah untuk menciptakan koneksi yang efektif antara KOL dan vendor. KOL dapat dikonsultasikan untuk memilih brand yang sesuai dengan image mereka, demikian juga dengan vendor,” ujar Truong Cong Thanh, dilansir dari siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (30/3/2019).

Truong Cong Thanh menyebutkan, siapa pun dapat menghasilkan uang melalui platform ini. Ecomobi memberikan solusi bagi orang-orang untuk menjual produk apa pun di channel mereka sendiri, jadi tidak perlu melakukan banyak kegiatan di situs web vendor.

"Mereka juga dapat membuat konsumen berinteraksi dan berkomentar untuk membeli produk langsung di channel media sosial mereka,” kata Truong Cong Thanh.

Dalam kurun waktu 3 tahun, Ecomobi berhasil melakukan apa yang telah dijelaskan di atas. Perusahaan ini memiliki lebih dari 30.000 mitra dalam jaringan penjualannya dan mencapai pendapatan lebih dari US$ 200 juta untuk vendor. Tak hanya soal menjual barang, platform ini menyediakan hubungan yang efektif antara pebisnis dan pembuat konten

"Ecomobi merupakan platform penjualan berbasis media sosial yang menghubungkan klien-klien besar dengan praktisi dunia pemasaran daring (publisher) dan influencer di media sosial. Klien dapat meningkatkan pendapatan penjualan mereka secara signifikan berdasarkan dari KPI yang telah disepakati seperti CPS (cost per sales)," ujar Truong Cong Thanh.

Para publisher dan influencer di sosial media dapat mendatangkan uang dari iklan yang mereka jalankan, juga dari penjualan produk atau layanan dari brand terkenal ke basis fan mereka. Sejak awal mulanya, iklan online menjadi saluran pemasaran utama untuk semua klien dengan brand besar.

"Mereka biasanya membayar pihak ketiga untuk menampilkan produk mereka ke pelanggan potensial, tetapi bisa sangat sulit untuk menentukan apakah ini terbayar, karena faktor-faktor seperti penempatan iklan tidak cocok untuk audiens yang ditargetkan atau pelanggan yang tidak memiliki ketertarikan untuk produk tertentu,” tandas Truong Cong Thanh.

Truong Cong Thanh menambahkan, Ecomobi hadir untuk menyelesaikan masalah yang ada di dalam iklan online. "Platform ini menghubungkan klien dengan publisher dan KOL melalui basis komisi. Karena itu, hanya ketika transaksi berhasil setiap klien baru membayar Ecomobi," pungkas Truong Cong Thanh.



Sumber: BeritaSatu.com