Esri Indonesia Gandeng Microsoft Luncurkan Teknologi Geo-AI

Esri Indonesia Gandeng Microsoft Luncurkan Teknologi Geo-AI
CEO Esri Indonesia, Achmad Istamar (kanan) bersama National Technology Officer Microsoft Indonesia, Tony Seno, saat Enabling Indonesia 4,0 with GeoAI, di Jakarta, Jumat (5/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Esri Indonesia )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 6 April 2019 | 07:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Esri Indonesia melansir teknologi analitik geospasial yang diperuntukkan khusus bagi kaum pebisnis. Kemitraan antara Esri Indonesia dengan Microsoft Indonesia ini berupa teknologi Geo-AI yang menggabungkan teknologi Artificial Intelligence (AI), Machine Learning dan location analytics.

"Kemitraan Esri Indonesia dan Microsoft Indonesia bertujuan membantu pelaku bisnis dalam membuat keputusan berdasarkan informasi dan keputusan bisnis yang tepat dengan menyediakan aluran dan pandangan yang bermanfaat," kata CEO Esri Indonesia, Dr Achmad Istamar, kepada Beritasatu.com melalui keterangan persnya, Sabtu (6/4/2019).

Baca Juga: Aplikasi Pemetaan Berbasis Lokasi Bantu Pemulihan Bencana

Lebih jauh, Istamar menjelaskan, Microsoft global sendiri sudah lebih dari 15 tahun bermitra dengan Esri. Bentuk kemitraannya meliputi penyediaan beragam aplikasi untuk berbagai sektor, termasuk komersial, pemerintahan serta akademis.

"Kemitraan ini menunjukkan hubungan yang lebih erat antara kedua perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan di Indonesia yang memerlukan teknologi geospasial yang cerdas serta yang mampu memberikan pemahaman yang mendalam,” jelas Istamar.

Istamar menambahkan, gabungan kerja AI, Machine Learning dan Geographic Information System (GIS) membantu organisasi mengambil, menyimpan dan mengelola jumlah data yang besar, melakukan analisa-analisa yang tepat, kemudian menyajikan pemahaman mengenai data tersebut.

"Kemitraan dengan Microsoft Indonesia menggunakan Azure terus mempertinggi produktivitas pengguna, penyebaran cloud Azure dan Geo-AI yang memungkinkan pengguna teknologi kami memiliki waktu lebih banyak untuk memecahkan masalah-masalah dunia yang nyata,” tandas Istamar.

Baca Juga: Aplikasi Migas Menangkan Lomba Geospasial Hackathon

Chief of Partner Officer dan Director of Small Medium Microsoft Indonesia, Mulia Dewi Karnadi, menambahkan, produk ArcGIS mudah berintegrasi dengan berbagai aplikasi Microsoft serta layanannya, yang ditempatkan pada platform cloud Azure. Kemampuan AI dan Machine Learning memungkinkan infrastruktur cloud yang dapat diukur, pada saat yang sama, memelihara aset geospasial dan memiliki kemampuan pemrosesan data besar.

"Microsoft Indonesia mengakui bahwa solusi yang ditawarkan Esri Indonesia adalah standar nyata bagi teknologi geospasial di Indonesia dan kami sangat bangga dapat memberikan nilai tambah kepada pelaku bisnis di Indonesia,” kata Mulia Dewi.

Adapun bentuk kemitraan antara kedua perusahaan berupa, ArcGIS Enterprise pada Microsoft Azure yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan situs ArcGIS Server, ArcGIS Enterprise, dan ArcGIS Desktop pada mesin virtual Microsoft Azure, baik di cloud maupun di lokasi.

Kemampuan teknologi spasial dan Artificial Intelligence (AI) dalam Microsoft Data Science Virtual Machine (DSVM) pada platform cloud Azure. Geo-AI berperan sebagai penghubung kemampuan ArcGIS Pro, yang merupakan generasi baru desktop Esri, dengan platform AI Microsoft dan ArcGIS Enterprise pada Azure untuk memampukan Geo-AI yang berbasis Saas. GIS, AI dan Data Science Virtual Machine menyajikan pemahaman yang lebih dalam yang tergabung dengan geospasial yang cerdas serta mempercepat pengambilan keputusan.

Bantuan penempatan ArcGIS pada Azure Stack, sehingga memunculkan inovasi cerdas dan cepat berupa komputasi cloud ke pemukiman data lokal di lokasi yang sesuai dengan tata cara serta aturan pemerintahan.



Sumber: BeritaSatu.com