Teman Treasury Tawarkan Peluang Penghasilan Tambahan

Teman Treasury Tawarkan Peluang Penghasilan Tambahan
Business Analyst Executive Treasury, Fahlevi Dzulfikar, bersama Founder and Financial Planner Finansialku, Melvin Mumpuni, dalam acara Media Luncheon Perkenalan Teman Treasury #PunyaSimpenan Emas Lebih, di South Quarter, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 3 Mei 2019 | 11:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tingginya kebutuhan dan biaya hidup sehari-hari, membuat setiap orang harus pandai dalam mengelola keuangan atau arus kas personal agar tidak terjadi defisit. Selain itu, diperlukan pula kecermatan dalam memanfaatkan peluang untuk menambah penghasilan.

Founder and Financial Planner Finansialku, Melvin Mumpuni, mengatakan, arus kas personal adalah salah satu fondasi dasar dari perencanaan keuangan. Tujuan keuangan akan lebih memungkinkan untuk dicapai apabila kesehatan arus kas terjaga dengan baik.

"Namun sayangnya, banyak orang yang terbalik dalam menyusun skala prioritas arus kas keuangan dan berusaha memperbaiki keuangan dengan menekan pengeluaran. Padahal untuk mencapai arus kas yang sehat, bisa dilakukan dengan mencari penghasilan tambahan,” kata Melvin dalam acara media luncheon perkenalan Teman Treasury #PunyaSimpanan Emas Lebih, di South Quarter, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga: Treasury Permudah Pembelian dan Penyimpanan Emas

Menurut Melvin, kriteria arus kas keuangan personal yang sehat adalah penghasilan yang didapatkan bisa mencukupi semua jenis pengeluaran bulanan. Caranya, dengan mendahulukan pengeluaran untuk tabungan agar bisa #PunyaSimpanan Emas Lebih, sehingga rencana keuangan jangka panjang bisa tercapai.

"Berikut, tips dalam menyusun skala prioritas arus kas keuangan yang ideal. Pertama, dahulukan untuk membayar pajak dan zakat. Kedua, alokasikan untuk tabungan dan investasi. Ketiga, melunasi utang dan juga alokasi untuk pengeluaran rutin rumah tangga," jelas Melvin.

Sementara itu, Business Analyst Executive Treasury, Fahlevi Dzulfikar, menjelaskan, program Teman Treasury, diluncurkan dalam mendukung masyarakat untuk mempunyai penghasilan tambahan, sekaligus ajakan untuk #PunyaSimpanan Emas Lebih. Dalam mengelola keuangan pribadi, hal yang harus didahulukan adalah alokasi untuk memiliki simpanan.

"Untuk menjadi Teman Treasury, pengguna hanya perlu mendaftarkan diri dengan membeli emas senilai Rp 50.000 (belum termasuk pajak) pada saat proses awal pendaftaran. Setelah itu, Teman Treasury akan diminta membuat kode referal untuk dibagikan dan mengajak teman untuk menjadi pengguna Treasury,” kata Fahlevi.

Menurut Fahlevi, dengan mengikuti program Teman Treasury akan mendapatkan banyak keuntungan. Pertama, mendapatkan emas gratis yang jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah setiap bulannya. Kedua, mendapatkan poin dari setiap transaksi yang dilakukan mulai dari Rp 20.000 (berlaku kelipatan), dan kesempatan mendapatkan emas gratis sebesar setengah kilogram. Ketiga, bisa mengakses promo khusus dan juga berbagai pelatihan.

"Kami berharap program Teman Treasury ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan," pungkas Fahlevi.



Sumber: BeritaSatu.com