Kemkominfo Blokir Iklan Rokok di Internet

Kemkominfo Blokir Iklan Rokok di Internet
Rudiantara. ( Foto: Antara )
Irawati D Astuti / IDS Jumat, 14 Juni 2019 | 10:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menindaklanjuti surat Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek soal pemblokiran iklan rokok di internet, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara langsung memberikan arahan kepada Ditjen Aplikasi Informatika. Ditjen tersebut diminta untuk melakukan crawling atau pengaisan terhadap konten iklan rokok di internet. Permintaan itu pun langsung dilaksanakan.

"Tim AIS (pengais konten negatif) Kemkominfo langsung melakukan crawling dan ditemukenali sejumlah 114 kanal, baik Facebook, Instagram, dan YouTube, yang jelas melanggar UU 36 Nomor 2009 tentang Kesehatan Pasal 46, ayat (3) butir c tentang 'promosi rokok yang memperagakan wujud rokok'," jelas Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam siaran persnya, Kamis (13/6/2019) malam.

Dalam situs-situs tersebut, ditemukan konten promosi rokok yang masih memeragakan seseorang yang akan merokok.

Tim AIS Kemkominfo saat ini sedang melakukan proses take down (tutup paksa) atas akun atau konten pada platform-platform tersebut di atas.

Selain itu, Menkominfo Rudiantara juga sudah berkomunikasi dengan Menkes sebagai regulator kesehatan untuk menggelar rapat koordinasi teknis secepatnya, dan membahas kemungkinan pelanggaran atas pasal-pasal lainnya.