Sebarkan Hoax, Simpatisan FPI Ditangkap Polisi

Sebarkan Hoax, Simpatisan FPI Ditangkap Polisi
AY (berbaju kuning) kreator pembuat dan penyebar konten propaganda dan hoax. ( Foto: BeritaSatu Photo / Farouk Arnaz )
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 28 Juni 2019 | 17:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - AY yang mengaku sebagai simpatisan Front Pembela Islam (FPI) harus berurusan dengan hukum. Lelaki 32 tahun itu dibekuk karena diduga menjadi kreator pembuat dan penyebar konten propaganda dan hoax.

Menurut Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul pelaku yang mempunyai akun Instagram @wb.official.id dan @officialwhitebaret serta akun YouTube MCA itu dibekuk di Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (25/6/2019)

"Akun @wb.official.id dan @officialwhitebaret memiliki sekitar 20 ribu pengikut dan telah mengunggah 298 konten sedangkan kanal Youtube Muslim Cyber Army yang ada sejak Maret 2013 sudah ditonton sekitar empat juta kali,” katanya.

Tersangka dijerat berlapis yakni Pasal 45 A ayat (2) Jo 28 ayat (2) UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau 207 KUHP.

Ancaman hukuman pidana penjara maskimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Bukti yang disita antara lain laptop, telepon genggam, SIM card, atribut laskar FPI, poster dan foto FPI, serta pedang.

Konten hoaks yang diunggah AY di media sosial ada banyak. Misalnya Jokowi Wajib Dimakzulkan!!!, 'Debat Curang Jokowi', dan ‘Mahkamah Konstitusi Tidak Peduli Kecurangan'.

Selain itu AY juga telah menyerang Wiranto, Hendro Priyono, dan Polri.



Sumber: BeritaSatu.com