Pidato Visi Indonesia Jokowi Jadi Trending Topic

Pidato Visi Indonesia Jokowi Jadi Trending Topic
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan Visi Indonesia 2019 - 2024 dengan fokus pada reformasi birokrasi dan pembangunan infrastruktur serta pertumbuhan investasi dalam acara Visi Indonesia 2019 - 2024 di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu 14 Juli 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Fana Suparman / HA Senin, 15 Juli 2019 | 21:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato dengan tema Visi Indonesia di hadapan para relawan, simpatisan, dan kader pendukungnya di Sentul International Convention Center, Sentul, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019) malam. Dengan didampingi sang istri, Iriana serta Wakil Presiden terpilih KH. Ma'ruf Amin dan istri, Jokowi membeberkan lima agenda utama untuk membawa Indonesia maju dan sejahtera.

Jagat media sosial Twitter juga tak mau ketinggalan untuk memberikan dukungannya terhadap pidato politik Jokowi. Para warganet di Indonesia ramai-ramai memuji penampilan mantan Gubernur DKI ini dari atas mimbar.

Banyaknya dukungan dan pujian terhadap pidato Jokowi ini menjadikan tagar #VisiIndonesia sempat memuncaki daftar trending topic di Indonesia.

"He ignites the fire within ourselves and really bring that 'work, work, work!' vibes on the stage. the optimistic and the self-confident of each one of us are the key to make our dream comes (sic) true! (Dia menyalakan api dalam diri kami dan benar-benar menghidupkan slogan kerja, kerja, kerja itu di atas panggung, setiap optimisme dan keyakinan diri masing-masing dari kami akan membuat mimpi jadi kenyataan," tulis pemilik akun @meimei9492 lalu ditambahkan tagar #VisiIndonesia.

Pakar komunikasi dari Lembaga Pemantauan Media Sosial PoliticaWave, Sony Subrata menilai pidato Presiden Terpilih Jokowi yang berapi-api ini menunjukkan bahwa Jokowi dengan tegas menolak dan akan menghilangkan semua penghalang yang mengganggu pembangunan Indonesia.

"Sampai jam 23.15 WIB, Trending Topic Indonesia teratas adalah #VisiIndonesia dengan jumlah 14.400 percakapan di Twitter. Mengalahkan semua percakapan lain," kata Sony dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Sony menambahkan banyaknya dukungan warganet Indonesia terhadap pidato politik Jokowi menunjukkan kinerja pemerintah era Jokowi berhasil menjangkau semua lapisan masyarakat. Selain itu, warganet berharap agar kepemimpinan Jokowi lima tahun lagi dapat membawa Indonesia maju.

"Warganet Indonesia berharap agar Indonesia menjadi negara yang maju dan bersaing di dunia internasional," katanya.

Dalam pidato politiknya yang berlangsung sekitar 30 menit, Jokowi menyinggung pentingnya toleransi dan keberagaman di Indonesia. Mantan Wali Kota Solo ini dengan tegas menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi mereka yang berupaya mengganggu Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

"Kita ini memiliki norma agama, etika, dan tata krama ketimuran. Kita punya budaya yang luhur. Kita harus ingat ini, Pancasila adalah rumah bersama sebagai saudara se-bangsa dan se-Tanah Air. Tidak ada toleransi sedikitpun bagi yang mengganggu Pancasila," kata Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan meriah para pendukungnya.

Selain itu Jokowi juga mengingatkan bahwa dirinya akan mempermudah perizinan bagi para investor. Ia pun menambahkan bahkan jika ada yang menghambat investor akan dicopot dari jabatannya.

"Kita harus mengundang investasi yang seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan. Jangan ada yang alergi terhadap investasi. Dengan cara inilah lapangan pekerjaan akan terbuka sebesar-besarnya. Oleh sebab itu, yang menghambat investasi, semuanya harus dipangkas, baik perizinan yang lambat, berbelit-belit, apalagi ada punglinya! Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya hajar kalau diperlukan," tegas Jokowi.



Sumber: Suara Pembaruan