AWS Dukung Pengembangan SDM TI di Indonesia

AWS Dukung Pengembangan SDM TI di Indonesia
Country Manager PT AWS Indonesia, Gunawan Susanto, dalam acara AWS Cloud Day di Jakarta, Selasa 16 Juli 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Emanuel Kure )
Emanuel Kure / FER Selasa, 16 Juli 2019 | 15:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Amazon Web Services (AWS), perusahaan penyedia layanan komputasi awan milik Amazon yang berbasis di Amerika Serikat (AS) memiliki komitmen tinggi untuk pasar Indonesia. AWS akan memberikan pelatihan (transfer knowledge) terkait komputasi awan atau cloud computing kepada para SDM teknologi informasi (TI) di Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri mengatakan, Indonesia menargetkan untuk memberikan pelatihan sebanyak 100.000 orang SDM TI sampai dengan 2025.

"Pada tahun ini, pemerintah menargetkan untuk memberikan pelatihan kepada 100 orang instruktur. Jumlah tersebut akan ditambah sebanyak 300 orang pada 2020. Sehingga, total instruktur yang mendapatkan pelatihan dari AWS menjadi 400 orang pada 2020,” terang Hanif dalam acara AWS Cloud Day di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Hanif mengatakan, para instruktur TI yang akan mendapatkan pelatihan tersebut adalah para profesional TI yang bekerja di Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah yang diambil dari 19 provinsi di seluruh Indonesia.

"Setelah mengikuti pelatihan cloud computing dari AWS, para instruktur tersebut akan ditempatkan lagi di BLK untuk memberikan pelatihan selanjutnya kepada para tenaga kerja lainya," terang Hanif.

Gunawan Susanto Country Leader PT AWS Indonesia menambahkan, AWS memiliki komitmen yang kuat untuk berinvestasi di Indonesia. Selain berkomitmen untuk membangun AWS data center di Indonesia pada 2021 nanti, AWS juga berkomitmen untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui keahlian dan teknologi yang dimiliki.

"Dengan membantu membuka basis talenta secara masif yang dimiliki oleh negeri ini melalui berbagai inisiatif peningkatan kecakapan di bidang cloud, AWS dapat membantu membangun bakat Indonesia, yang pada akhirnya akan meningkatkan potensi ekonomi negara,” pungkas Gunawan.



Sumber: Investor Daily