3 Laptop Dynabook Incar Konsumen di Indonesia

3 Laptop Dynabook Incar Konsumen di Indonesia
Laptop Dynabook ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Emanuel Kure / FER Kamis, 18 Juli 2019 | 08:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dynabook Singapore Pte. Ltd. (sebelumnya bernama Toshiba Client Solutions Asia Pte Ltd), meluncurkan tiga varian laptop teranyarnya. Dirancang untuk bisnis, ketiga laptop ini adalah Dynabook Portege X30, Dynabook Tecra X40 dan Dynabook Portege A30.

"Kami telah berevolusi, dan keempat produk ini menjadi contoh sempurna dari arah yang direncanakan organisasi untuk produk Dynabook," kata Asisten General Manajer Product Strategy for Mobile Computing Solutions Device & IoT, Dynabook Singapore Pte Ltd, Wong Wai Meng, melalui siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (18/7/2019).

Laptop Dynabook

Wong menambahkan, seri X baru beserta Portege A30 yang dirancang ulang akan mendorong komputasi mobile menjadi solusi performa tinggi dalam bentuk yang lebih tipis dan lebih ringan. "Sedangkan USB-C Dock menunjukkan pemahaman kami tentang konektivitas profesional dan kebutuhan ekspansi mobile masa kini," tambah Wong.

Portege X30 yang berukuran 13,3 inci dan Tecra X40 dengan ukuran 14 inci, merupakan bagian dari jajaran laptop premium B2B (Business to Business) Dynabook yang memiliki berbagai peningkatan pada prosesor, konektivitas, kemampuan instant on/off dan teknologi pendingin.

Varian laptop profesional ini dilengkapi prosesor Intel Core Generasi ke-8 terbaru, sehingga memiliki kinerja dan kecepatan konektivitas tinggi. Dengan layar selebar 13,3 inci, tebal hanya 15,9 mm dan berat 1,05 kg, Portege X30 menjadi laptop paling ringan saat ini. Sementara, dengan layar 14 incinya, Tecra X40 merupakan laptop yang mudah dibawa-bawa, dengan tebal hanya 16,9mm dan bobot 1,25 kg.

Kedua laptop Seri X ini memiliki aplikasi Windows 10 Modern Standby, dengan kemampuan on/off instan. Fitur ini memungkinkan penggunaan perangkat lunak dan aplikasi secara optimal untuk tetap up to date dengan mempertahankan koneksi berdaya rendah ke jaringan yang tersedia (Wi-Fi, mobile broadband, atau Ethernet) saat menjalankan proses background ketika laptop dalam mode tidur.

"Kemampuan untuk selalu on dan terhubung ke internet, memastikan email, pemberitahuan, dan kalender selalu ter-update. Fitur ini tidak hanya membuat waktu wake dan resume sistem lebih efisien, tetapi juga membuat laptop lebih hemat energi," ujar Wong.

Untuk mendukung fitur kinerja baru laptop Seri X ini, Dynabook mempercanggih teknologi kipas atau fan dalam mengatur aliran udara dan sistem pendinginan dengan meningkatkan volume udara sebesar 10 persen sekaligus menurunkan kecepatan rotasi. Disebut kipas S-Type, peningkatan desain pendingin ini membuat sistem beroperasi lebih tenang terutama saat menjalankan tugas yang intensif.

Istimewanya, kedua laptop ini memiliki kerangka magnesium alloy Onyx Blue yang tahan banting dan dirancang untuk lulus standar Pengujian Daya Tahan Militer (MIL-STD-810G). Artinya, laptop ini dapat dengan mudah menghadapi kerasnya penggunaan mobilitas profesional.

Sedangkan, Portege A30 diklaim ideal untuk bisnis kecil dan menengah. Dynabook mendesain ulang Portege A30 dengan layar 13,3 inci dan menjadikannya laptop Seri A yang paling tipis dan paling ringan. Peningkatan desain ini membuat Portege A30 berukuran 11 persen lebih tipis (19,9 mm) dengan bobot mulai 1,2kg, namun akan tetap menjadi laptop dengan performa penuh.

Dengan desain baru kerangka Polycarbonate Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS), Portege A30 dirancang agar lulus standar Pengujian Daya Tahan Militer (MIL-STD-810G), yang semakin menunjukkan komitmen perusahaan terhadap daya tahan.

Untuk memperluas fungsi keseluruhan laptop dalam hal data, tampilan, dan daya, Dynabook menambahkan port USB-C ke laptop, yang berpasangan sempurna dengan Dynabook USB-C Dock baru.

Sayangnya, jajaran laptop terbaru ini baru akan tersedia mulai akhir Agustus 2019 di pasar Asia. Untuk pasar Indonesia sendiri, belum diketahui secara pasti.



Sumber: Investor Daily