Ekspansi Bisnis, Bizzy Rambah Layanan Logistik dan Distribusi

Ekspansi Bisnis, Bizzy Rambah Layanan Logistik dan Distribusi
Bizzy menunjuk Andrew Mawikere sebagai Chief Executive Officer (CEO) yang baru. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 25 Juli 2019 | 15:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bizzy, pelopor marketplace business to business (B2B) dan platform pengadaan elektronik, melakukan ekspansi jangkauan layanan bisnis ke sektor logistik dan distribusi. Dengan perluasan jangkauan layanan kedua sektor baru tersebut, Bizzy menargetkan omzet konsolidasi meningkat menjadi Rp 5 triliun tahun ini.

"Target kami dengan integrasi dan perluasan jangkauan ke logistik dan distribusi, omzet konsolidasi dapat mencapai Rp 5 triliun," ujar CEO Bizzy Group, Andrew Mawikere, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (25/7/2019).

Bizzy

Menurut Andrew, target omzet konsolidasi itu tumbuh 40 persen dibanding tahun lalu. Pihaknya bersemangat untuk bersinergi bersama Bizzy Logistics dan Bizzy Distribution.

"Ketiga perusahaan bersama-sama memiliki basis aset yang kuat dan pengalaman yang saling melengkapi dalam industri masing-masing yakni pengadaan, logistik, dan distribusi, sehingga memberikan peluang lebih besar untuk pertumbuhan dan layanan baru yang menguntungkan para pelanggan, mitra, dan pemegang saham,” kata Andrew.

Setelah kolaborasi dan integrasi, Bizzy Group akan memiliki empat layanan yang terdiri dari Bizzy Marketplace, Bizzy Consolidation, Bizzy Logistics, dan Bizzy Distribution.

"Dengan sinergi ini, Bizzy Group akan selangkah lebih dekat untuk mewujudkan misinya untuk mendukung perekonomian yang bersih (clean economy) dengan mentransformasikan dan menumbuhkan ekosistem B2B di Indonesia, dan kemudian di Asia Tenggara," tegas Andrew.

Andrew menambahkan, Bizzy Group saat ini sedang membangun platform digital terintegrasi untuk mentransformasikan dan meningkatkan layanan yang sudah ada, seperti pengadaan, logistik, dan distribusi. Bizzy akan mengintegrasikan layanan-layanan ini secara lancar untuk dapat menciptakan rantai pasok digital menyeluruh (end-to-end digital supply chain) di Indonesia.

Co-Founder and Managing Partner dari East Ventures, Wilson Cuaca menambahkan, sebagai salah satu pemegang saham Bizzy, pihaknya merasa bangga telah bergabung dalam perjalanan pertumbuhan Bizzy dari masa awal hingga sekarang.

"Kami percaya dengan membangun solusi industri terdepan dalam layanan rantai pasokan, Bizzy Group akan dapat mendorong efisiensi dalam logistik dan distribusi, serta memperkuat inklusivitas ekonomi bisnis digital di Indonesia," kata Wilson Cuaca.

 



Sumber: BeritaSatu.com