Teknologi GIS Ditjen Dukcapil Kemdagri Kembali Diakui Dunia

Teknologi GIS Ditjen Dukcapil Kemdagri Kembali Diakui Dunia
Dirjen Dukcapil Prof Zudan Arif Fakrulloh mewakili Mendagri Tjahjo Kumolo menerima penghargaan dunia yang diserahkan langsung oleh Jack Dangermond seorang visioner teknologi terkemuka serta Presiden dan Pendiri perusahaan raksasa pemetaan global ESRI (Environmental Systems Research Institute). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Minggu, 25 Agustus 2019 | 10:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) kembali mendapat penghargaan bergengsi tingkat dunia.

Teknologi Geographic Information System (GIS) atau peta interaktif data kependudukan yang dibuat oleh Ditjen Dukcapil, kembali meyakinkan para juri dan penilai dari lembaga Environmental Systems Research Institute atau ESRI International untuk memberikan apresiasi tinggi dan penghargaan juara nomor wahid dalam lomba Map Gallery International.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemdagri, Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH MH, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, menerima penghargaan kelas dunia pada perlombaan map gallery dengan kategori People's Choice pada acara ESRI Indonesia User Conference (EIUC) yang diselenggarakan di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (22/8/2019) lalu.

Menurut Prof Zudan, perlombaan map gallery merupakan perlombaan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh ESRI International pada acara ESRI User Conference di San Diego, Amerika Serikat (AS). Pemenang Map Gallery International ini secara resmi diumumkan pada saat acara penutupan konferensi, Jumat (12/7/2019) waktu setempat.

"Perlombaan map gallery tahun 2019 diikuti oleh 1.606 peserta dari seluruh dunia, termasuk Kemdagri yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang mengajukan peta tematik yang berjudul Ratio of Availability of Education Facilities In City of Indonesia on 2018 dan meraih juara pertama dengan perolehan suara sebanyak 1.080 melalui proses voting," jelas Prof Zudan dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (25/8/2019).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Jack Dangermond seorang visioner teknologi terkemuka serta Presiden dan Pendiri perusahaan raksasa pemetaan global ESRI (Environmental Systems Research Institute).

Capaian prestasi ini, merupakan penghargaan kali kedua dari ESRI, setelah Dukcapil meraihnya pertama kali pada 22 Nopember 2016 untuk sistem informasi manajemen berbasis GIS.

EIUC merupakan perhelatan analisis geospasial terbesar nasional yang diharapkan mampu menjadi magnet bagi komunitas geospasial yang sedang berkembang di tanah air serta berperan aktif menyoroti bagaimana analitik geospasial mampu menjadi penggerak Making Indonesia 4.0 di masa kini dan nanti.

"Geographic Information System (GIS) sendiri adalah penyajian peta data penduduk sampai tingkat desa berbasis kewilayahan. Peta digital ini merupakan salah satu inovasi penting dalam pelayanan Ditjen Dukcapil. Bahkan layanan salah satu pilar penting dari Kemdagri ini bisa diperoleh secara gratis oleh siapa pun, kapan pun dan dimanapun masyakarat berada," jelas Prof Zudan.

Publik pun sangat mudah bisa mengakses dengan meng-klik https://gis.dukcapil.kemendagri.go.id/peta/ secara langsung akan tersaji peta 34 provinsi seluruh Indonesia. Pada setiap provinsi akan terbaca lengkap masing-masing jumlah Kabupaten dan Kota hingga jumlah kecamatan, desa, kelurahan selain jumlah penduduk, luas wilayah dan jumlah kepala keluarga.

Selama hampir lima tahun terakhir,  Dukcapil Kemdagri telah meraih 14 penghargaan, antara lain dari Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI), dua kali penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), The Hassan Wirajuda Award, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Perbarindo atau Perhimpunan BPR Indonesia, 2 kali penghargaan dari Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo), dan penghargaan dari Polri, serta dua kali penghargaan dari ESRI sendiri.



Sumber: BeritaSatu.com