Kemkominfo Bantah Blokir Layanan Telepon dan SMS di Papua

Kemkominfo Bantah Blokir Layanan Telepon dan SMS di Papua
Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, saat konferensi pers di Kantor Kominfo, Jakarta, Rabu 24 Juli 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Emanuel Kure )
Emanuel Kure / FER Kamis, 29 Agustus 2019 | 20:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) membantah telah melakukan pemblokiran layanan telepon dan SMS di Papua. Pasalnya, Kemkominfo hanya membatasi akses layanan data internet, bukan layanan telepon dan SMS.

"Kami hanya membatasi akses internet saja di Papua. Kami tidak memblokir layanan telepon dan SMS. Jadi, kalau memang ada layanan telepon dan SMS di Papua yang tidak bisa diakses, itu bukan karena kami blokir. Mungkin itu ada gangguan layanan dari operator,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, di Jakarta, Kamis (29/8/ 2019).

Pria yang akrab disapa Nando ini menduga, gangguna layanan telepon dan SMS, sebagai imbas dari gangguan layanan infrastruktur operator akibat kerusuhan di Papua.

"Jadi mungkin itu terjadi gangguan layanan di bidang infrastrktur operator di Papua, akibat kerusuhan. Jadi, sekali lagi saya tegaskan, itu bukan diblokir pemerintah yah," tambah Nando.

Nando juga belum bisa memastikan, sampai kapan akses internet bisa dibuka lagi di Papua. Namun, yang pasti kata Nando, kalau situasinya sudah benar-benar kondusif, maka pemerintah akan kembali membuka akses internet di Papua.

"Kita tunggu saja, sampai situasi benar-benar kondusif di sana,” tegas Nando.



Sumber: Investor Daily