Layanan Telepon dan SMS Telkomsel di Papua Berangsur Pulih

Layanan Telepon dan SMS Telkomsel di Papua Berangsur Pulih
Ilustrasi BTS Telkomsel di perbatasan ( Foto: Dok. Telkomsel / Dok. Telkomsel )
Emanuel Kure / FER Jumat, 30 Agustus 2019 | 21:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Telkomsel terus berupaya melakukan percepatan pemulihan layanan telepon dan SMS di Papua secara optimal. Saat ini, layanan telepon dan SMS Telkomsel di sejumlah titik disebutkan sudah berangsur pulih.

VP Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin, mengungkapkan, Telkomsel fokus menjalankan kegiatan pengamanan dan penjagaan aset Telkomsel sekaligus Telkom Group.

“Untuk saat ini, kantor layanan Telkomsel (GraPARI) di kota Jayapura belum dapat beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Namun pelanggan tetap dapat memanfaatkan layanan call center di nomor 188,” ujar Denny dalam keterangan persnya, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Denny mengatakan, keamanan dan keselamatan karyawan beserta keluarganya merupakan hal terpenting bagi Telkomsel.

“Kami juga terus berkoordinasi secara intensif dengan Kemenkominfo, Pemerintah, TNI, serta aparat penegak hukum. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu pengamanan serta perbaikan di ruang terbuka umum dalam proses percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi serta memastikan perlindungan karyawan Telkomsel beserta keluarganya berjalan lancar,” tambah Denny.

Denny menambahkan, mengacu pada Siaran Pers Nomor 159/HM/KOMINFO/08/2019 pada tanggal 23 Agustus 2019, mengenai pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi di propinsi Papua dan Papua Barat, masih berlanjut hingga suasana Tanah Papua kembali kondusif dan normal, maka Telkomsel sebagai operator penyedia layanan telkomunikasi mengikuti perintah yang telah ditetapkan pemerintah tersebut.

Telkomsel, ujar Denny, senantiasa melakukan pemantauan kualitas layanan secara berkala hingga nanti diputuskan oleh pemerintah untuk pemulihan akses layanan data.

"Telkomsel berharap agar situasi di tanah Papua dapat kembali normal, demi kepentingan masyarakat luas,” tandas Denny.



Sumber: Investor Daily