NTT Bangun Jaringan Bervisibilitas Tinggi di Indonesia

NTT Bangun Jaringan Bervisibilitas Tinggi  di Indonesia
Presiden Direktur Dimension Data Indonesia, Hendra Lesmana. ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 12 September 2019 | 22:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan layanan teknologi global, Nippon Telegraph and Telephone Limited (NTT Ltd), mengumumkan telah terpilih oleh sebuah bank Asia terkemuka di Indonesia untuk mengimplementasikan SD-WAN, dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan bandwidth jaringan yang ada, meningkatkan kinerja aplikasi yang kritis dan meningkatkan visibilitas jaringan di lebih dari 120 cabang.

Country General Manager Dimension Data Indonesia, Hendra Lesmana, mengatakan, di era digital saat ini, bank-bank harus gesit, inovatif, dan fokus pada nasabahnya. Untuk melakukan ini, mereka harus memanfaatkan solusi kinerja tinggi yang memungkinkan mereka dapat cepat beradaptasi dengan permintaan pelanggan dan permintaan pasar yang berubah.

"Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan salah satu bank Asia terkemuka yang berkomitmen untuk membantu usaha kecil dan menengah dan mitra ritelnya. Kami percaya, kolaborasi kami akan mendukung bank tersebut untuk mempercepat layanan mereka secara lokal dan di seluruh wilayah di Indonesia. Hal ini juga menjadi jawaban terhadap kebutuhan bandwidth yang dinamis dan visibilitas jaringan yang cakupannya lebih besar, di mana pada akhirnya, dapat memainkan peran kunci dalam kesuksesan digital mereka di masa depan," ujar Hendra Lesmana dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Menurut Hendra, ketika sebuah bank melakukan sebuah perjalanan untuk mentransformasikan dirinya menjadi bank unggulan melalui inovasi dan pertumbuhan maka konektivitas jaringan merupakan salah satu bidang utama yang diidentifikasi untuk melakukan transformasi.

"Perubahannya harus dilakukan dengan merombak infrastruktur WAN yang lama dan arsitektur yang kaku agar dapat menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan untuk peningkatan pengalaman pelanggan di setiap cabang mereka," jelasnya.

Lebih lanjut, Hendra mengatakan, NTT ditunjuk untuk mendesain ulang dan mengoptimalkan konektivitas bank tersebut. Solusi yang diusulkan mencakup solusi SD-WAN yang menggunakan tautan Multiprotocol Label Switching (MPLS) yang sepenuhnya redundan dengan koneksi yang aktif.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan terjadinya waktu respon yang lebih cepat untuk memastikan produktivitas dan kualitas layanan ke jaringan cabangnya, seiring dengan pengurangan biaya operasionalnya hingga 50 persen," tegasnya.

Selain itu, solusi yang diberikan juga mencakup penerapan Kualitas Layanan (QoS) untuk meningkatkan kualitas Voice over IP (VoIP) di setiap cabang sehingga terjadi pengurangan upaya administrasi hingga 50 persen. Pada saat yang sama, solusi ini pun memastikan bahwa aplikasi kritis dapat didefinisikan, diprioritaskan dan diproses dengan minimalisir gangguan, latensi, dan kerugian, dengan demikian peningkatan kinerja aplikasi dapat ditingkatkan sebesar 10 persen.

"Dengan visibilitas granular dari lalu lintas jaringan yang ada di semua cabang, anomali lalu lintas serta perilaku pengguna juga dapat dipantau dengan lebih cermat dan dengan segera mendapatkan perhatian," pungkas Hendra Lesmana.



Sumber: BeritaSatu.com