Layanan 5G, Peluang Operator Telekomuikasi Naikkan Pendapatan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (0.55)   |   COMPOSITE 6109.17 (-6.44)   |   DBX 1194.89 (-1.82)   |   I-GRADE 181.466 (-0.61)   |   IDX30 517.087 (-0.41)   |   IDX80 138.626 (-0.39)   |   IDXBUMN20 407.246 (-4.1)   |   IDXESGL 143.602 (-0.73)   |   IDXG30 142.274 (-0.4)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-0.8)   |   IDXQ30 148.355 (-0.46)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-1.23)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-3.11)   |   IDXV30 137.723 (0.18)   |   INFOBANK15 1047.79 (3.67)   |   Investor33 444.391 (-0.03)   |   ISSI 179.418 (-0.86)   |   JII 631.935 (-4.1)   |   JII70 220.815 (-1.2)   |   KOMPAS100 1231.17 (-1.62)   |   LQ45 963.139 (-1.8)   |   MBX 1681.26 (-1.65)   |   MNC36 327.223 (0.27)   |   PEFINDO25 325.051 (-2.71)   |   SMInfra18 313.073 (-3.43)   |   SRI-KEHATI 379.382 (0.35)   |  

Layanan 5G, Peluang Operator Telekomuikasi Naikkan Pendapatan

Senin, 7 Oktober 2019 | 18:31 WIB
Oleh : Herman / MPA

Jakarta, Beritasatu.com – Implementasi layanan 5G diyakini akan memberikan peluang besar bagi operator telekomunikasi dalam mengembangkan bisnisnya. Hal ini tergambar dari hasil studi kolaborasi yang dilakukan antara Cisco dan AT Kearney bertajuk 5G in ASEAN: Reigniting Growth in Enterprise and Consumer Markets.

Dalam studi ini, disebutkan bahwa peluncuran layanan 5G dapat meningkatkan pendapatan tahunan operator telekomunikasi di Indonesia sebanyak US$ 1,4 miliar sampai US$ 1,83 miliar pada 2025. Seiring dengan semakin terjangkaunya harga perangkat, jumlah langganan juga akan meningkat. Di ASEAN, total jumlah langganan layanan 5G diperkirakan mencapai lebih dari 200 juta pada 2025, di mana jumlah pelanggan tertinggi berasal dari Indonesia dengan lebih dari 100 juta pelanggan.

Studi ini juga menekankan bahwa teknologi 5G memiliki berbagai kelebihan dibanding 4G, antara lain kecepatan hingga 50 kali lebih cepat, 10 kali lebih responsif, dan daya konektivitas yang jauh lebih rendah. Berbagai hal ini tersedia berkat kombinasi dari tiga fitur yaitu high throughput, latensi yang sangat rendah, dan konektivitas daya yang juga rendah.

“Dari sisi kecepatan, teknologi 5G dapat mencapai 20 gigabyte per second. Sedangkan dari sisi latency atau bagaimana data itu bisa kembali, dari biasanya antara 40 sampai 50 millisecond, dengan 5G hanya 1 millisecond. Jadi kita bisa mendengar suara orang ketika berkomunikasi nyaris seperti realtime,” kata Managing Director ASEAN Service Provider di Cisco, Dharmesh Malhotra, di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Peningkatan kecepatan, latensi rendah, dan konektivitas menurutnya akan membantu operator telekomunikasi dalam menyelenggarakan koneksi internet super cepat untuk streaming video berkualitas high-definition (HD), cloud gaming, serta konten interaktif berbasis augmented reality dan virtual reality (AR / VR) bagi pelanggannya. Komersialisasi dari berbagai bentuk pemanfaatan teknologi 5G juga bisa dipercepat, seperti misalnya penyelenggaraan smart cities, Industri 4.0, penyebaran Internet of Things (IoT), dan lainnya. Dengan begitu, operator telekomunikasi bisa meningkatkan pendapatannya baik dari konsumen maupun klien perusahaan.

Di tengah persiapan operator telekomunikasi untuk meluncurkan layanan 5G, studi ini menyebutkan mereka kemungkinan besar akan berinvestasi sekitar USD 10 miliar untuk pembangunan infrastruktur 5G di kawasan ini hingga tahun 2025.

“Peluncuran layanan 5G akan membutuhkan investasi besar dalam teknologi agar modernisasi jaringan bisa dilakukan. Di ASEAN, operator telekomunikasi kemungkinan akan terus berinvestasi dalam meningkatkan jaringan 4G mereka dan membangun kemampuan 5G secara bertahap. lni akan memungkinkan 4G dan 5G untuk beroperasi secara beriringan dan membantu operator mengelola capital expenditure (Capex) berikut Return on Investment (ROI)mereka secara berkelanjutan,” kata Mallhotra.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Delapan Poin Menimbang Kelebihan iPhone

Bagi konsumen yang bukan pengguna iPhone, mereka tentu cukup penasaran bukan? Setidaknya, inilah delapan poin kelebihan yang dimiliki iPhone.

DIGITAL | 7 Oktober 2019

Komisioner BRTI Sebut Operator Tak Perlu Investasi EIR

Operator beranggapan investasi EIR terlalu mahal.

DIGITAL | 7 Oktober 2019

AWS Dorong Adopsi Cloud di Indonesia

Adopsi cloud di Indonesia memiliki tingkat maturity yang berbeda-beda.

DIGITAL | 7 Oktober 2019

BRTI Jamin Data IMEI Aman

Kemperin telah mengantongi sertifikasi ISO 27000.

DIGITAL | 7 Oktober 2019

Pekan ini, Pameran Elektronik Terbesar Dunia Digelar di Hong Kong

Acara ini melibatkan lebih dari 9.000 booth peserta dan akan mempertemukan pemasok dan pembeli.

DIGITAL | 7 Oktober 2019

TikTok Larang Iklan Politik Berbayar

Iklan politik dinilai tidak sesuai dengan pengalaman yang ingin diberikan kepada jutaan pengguna.

DIGITAL | 7 Oktober 2019

First Warriors Tetapkan 16 Pemain E-Sports Terbaik di Jakarta

Audisi di Jakarta ini menjadi kota kualifikasi yang terakhir atau ke-6.

DIGITAL | 6 Oktober 2019

Wirausaha Sosial, Upaya Tingkatkan Kesejahteraan

Wirausaha sosial menjadi salah satu profesi yang dapat memajukan ekonomi kerakyatan di era revolusi industri 4.0.

DIGITAL | 6 Oktober 2019

Rudiantara: Setelah OVO, Bakal Ada Lagi Startup Unicorn

Rudiantara memberi bocoran calon startup unicorn ini berasal dari sektor pendidikan.

DIGITAL | 5 Oktober 2019

Aplikasi Siaga Wellness Solusi Pertolongan Pertama Penyakit Jantung

Aplikasi “Siaga Wellness” adalah aplikasi pertama di Indonesia yang bergerak di bidang pertolongan pertama yang juga terintegrasi ke aparatur pemerintah.

DIGITAL | 5 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS