Tahun Depan Singapura Akan Miliki 5G, Indonesia Kapan?

Tahun Depan Singapura Akan Miliki 5G, Indonesia Kapan?
Ilustrasi teknologi 5G. ( Foto: Istimewa )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:03 WIB

Singapura, Beritasatu.com - Singapura akan segera meluncurkan layanan 5G tahun depan. Menteri Komunikasi dan Informasi S. Iswaran berharap layanan internet supercepat ini dapat menjadi "tulang punggung perekonomian digital Singapura".

Definisi 5G adalah generasi kelima jaringan internet mobile dengan kecepatan tinggi yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan layanan data dan kapasitas pita lebar yang lebih besar. Kecepatan data 5G diperkirakan bisa 10 kali lebih cepat dari 4G. Kecepatan terlambat 5G diperkirakan di kisaran 100 megabit per second sementara tercepat bisa mencapai hitungan gigabit. Menurut uji coba Deutsche Telekom, kecepatan tertinggi tercatat 3 gigabit per second. 

Mencermati Heboh Sistem Komunikasi 5G dan 6G

Regulator telekomunikasi Infocomm Media Development Authority (IMDA) hari ini, Kamis (17/10/2019) mengumumkan bahwa setidaknya 50 persen Singapura akan terjangkau jaringan 5G standalone hingga akhir 2022.

Standalone berarti jaringan 5G Singapura adalah jaringan yang mandiri, bukan pengembangan dari jaringan 4G (non-standalone 5G). Jaringan standalone diklaim lebih efisien dari non-standalone dan dibutuhkan untuk mengembangkan aplikasi baru seperti smart factory (pabrik berteknologi tinggi), mobil otonom, hingga menunjang "internet of things".

IMDA akan meminta keempat operator telekomunikasinya untuk menawarkan proposal 5G. Dua pemenang tender akan membangun jaringan standalone 5G dengan cakupan area yang luas menggunakan spektrum frekuensi yang paling efisien. Operator akan membayar SGD 55 juta untuk tiap spektrum. Dua operator lainnya akan mendapatkan spektrum yang lebih rendah efisiensinya supaya tetap dapat memberikan layanan 5G yang lebih terlokalisasi.

Layanan 5G saat ini sudah tersedia di Amerika Serikat, Korea Selatan dan Tiongkok.

Layanan 5G Diprediksi Mulai Tersedia pada 2023

Operator telekomunikasi di Indonesia saat ini mulai melakukan ujicoba teknologi 5G untuk mematangkan persiapan menggelar layanan tersebut di masa mendatang. Namun sepertinya layanan 5G belum akan dinikmati secara meluas dalam waktu dekat. Perusahaan penyedia infrastruktur jaringan, Cisco, memprediksi layanan 5G di Indonesia baru akan digelar pada 2023.

“Kami memprediksi layanan 5G di Indonesia akan dimulai pada 2023 dan semakin meluas pada 2025. Tetapi memang operator dan pelaku industri lainnya sudah mulai harus berdiksusi perihal bagaimana mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan 5G,” kata Managing Director ASEAN Service Provider di Cisco, Dharmesh Malhotra, di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Siapkan Jaringan 5G, XL Axiata Percepat Program Fiberisasi



Sumber: BeritaSatu.com