Rudiantara Titipkan PR Konsolidasi Operator ke Menkominfo Baru

Rudiantara Titipkan PR Konsolidasi Operator ke Menkominfo Baru
Menkominfo Rudiantara memberi sambutan di acara syukuran lima tahun bersama Kementerian komunikasi dan Informatika, Jakarta, 22 Oktober 2019 ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / FER Selasa, 22 Oktober 2019 | 18:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hingga akhir masa jabatannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengakui skenario konsolidasi operator seluler belum bisa diwujudkan.

Baca Juga: Palapa Ring Bukti Komitmen Pembangunan Indonesiasentris

Menurutnya, tantangan untuk menyelesaikan skenario ini cukup besar dan membutuhkan waktu. Namun, karena konsolidasi operator seluler ini dinilainya sangat penting untuk menyehatkan industri telekomunikasi, Rudiantara berharap skenario ini bisa dituntaskan oleh Menkominfo yang baru.

"Untuk menkominfo yang baru, jangan lupa menyelesaikan pr konsolidasi. Ini memang perlu waktu, terutama dari sisi pemegang saham pengendali. Di sisi lain, pemerintah juga harus menyiapkan frekuensinya, meskipun sudah ada gambarannya,” kata Rudiantara di acara syukuran lima tahun Rudiantara bersama Kemkominfo, di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Baca Juga: Palapa Ring Akan Diresmikan 14 Oktober

Rudiantara di kesempatan sebelumnya mengungkapkan, konsolidasi operator seluler sangat penting karena jumlah operator seluler yang ada saat ini dinilai terlalu banyak, hingga berakibat pada turunnya performa keuangan operator beberapa tahun terakhir ini.

Idealnya, hanya terdapat tiga operator di Indonesia. Dengan demikian, performa industri tetap terjaga, kualitas layanan akan baik, dan juga akan terus bertahan ke depannya (sustainability).

Baca Juga: Menkominfo Prediksi Unicorn Selanjutnya dari Kesehatan

Selain menyelesaikan konsolidasi operator seluler, Rudiantara juga berharap Menkominfo yang baru nanti bisa terus melakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, dan juga mengembangkan ekosistem ekonomi digital.

"Untuk Menkominfo yang baru, mau dari Partai Politik atau swasta, yang penting bisa klik dengan presiden, membangun infrastruktur (telekomunikasi) tanpa henti dan juga mengembangkan ekoksistem digital,” ujar Rudiantara.



Sumber: BeritaSatu.com