Akhir 2019, Mesin Cuci LG Sudah Berteknologi AI

Akhir 2019, Mesin Cuci LG Sudah Berteknologi AI
Mesin cuci pintar LG yang dibekali (Artificial Intelligence - (AI) mampu melakukan pencucian optimal dengan lebih beragam gerak pencucian. ( Foto: LG Electronics Indonesia / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- PT. LG Electronics Indonesia (LG) menyatakan kesiapannya untuk membawa mesin cuci pintar ke Indonesia pada akhir tahun 2019. Masuk jajaran seri LG ThinQ, mesin cuci ini dilengkapi dengan Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence - AI).

Kecerdasan buatan atau AI ini mampu membuat mesin cuci LG untuk mengenali berat dan karakteristik bahan pakaian yang dimasukkan ke dalam tabung pencuciannya. Teknologi AI ini, berpadu dengan teknologi motor inverter LG Direct Drive™, sehingga mesin cuci pintar LG ini mampu melakukan pencucian optimal dengan lebih beragam gerak pencucian.

“Kolaborasi teknologi kecerdasan buatan LG ThinQ AI dengan teknologi motor hemat energi LG yang mampu memberikan berbagai gerak pencucian untuk pakaian ini , memberikan kenyamanan baru untuk solusi perawatanpakaian lebih baik kepada konsumen,” ujar Rumbi Simanjuntak, Head of Product Marketing Home Appliance PT LG Electronics Indonesia.

Resmi diperkenalkan pada awal kuartal kedua tahun ini, seri LG ThinQ hadir sebagai bukti keseriusan upaya berkelanjutan perusahaan dalam pengembangan produk dengan dukungan Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI).

Lahir dari buah pemikiran “Think of You” menyiratkan semangat yang mendasari perusahaan dalam pengembangan yang berfokus pada konsumen. Seri LG ThinQ sendiri telah tersebar pada berbagai kategori produk elektronik LG.

Rumbi Simanjuntak menyatakan, hal ini tak lepas dari dukungan pemanfaatan big data di dalamnya. Sejumlah dua puluh ribu kombinasi informasi terkait penggunaan mesin cuci dan pengaturannya menjadi basis data tersebut. Mesin cuci dapat mengenali keunikan gerak mikro pada tabung cuci untuk tiap jenis materi pakaian berbeda dari lembut hingga berbahan lebih kasar dan berat.

Sekilas mengenai cara kerjanya, Rumbi Simanjuntak menyatakan, pada saat pengguna memasukkan cucian, mesin cuci pertama kali akan mengenali berat cucian. Pilihan penggunaan pada fungsi AI akan membuat tabung bergerak memutar beberapa saat.

Mikro Unik

Gerakan tabung dengan pakaian di dalamnya inilah yang kemudian menghasilkan gerak mikro unik yang lantas dikenali sebagai perintah untuk menentukan mode pencucian optimal.

Mode pencucian ini merupakan gabungan dari beberapa gerak pencucian yang dihasilkan dari terapan motor inverter LG Direct Drive. Terdapat enam kombinasi gerak pencucian mulai dari menggoyang lembut hingga memutar dan memeras untuk menangani bahan pakaian lebih keras yang terinspirasi dari gerak mencuci dengan tangan.

Upaya memberikan hasil pencucian terbaik diwujudkan oleh LG dengan mengembangkan fitur LG TurboWash™ 360. Bila nama depannya mengisyaratkan kecepatan lebih dalam mencuci, angka 360 menunjuk pada kemampuan mesin cuci pintar LG ini untuk melakukan pencucian mendalam dan menyeluruh untuk keseluruhan bahan material yang dicuci.

Fitur ini menggunakan beberapa nozzle yang menyemburkan air bertekanan tinggi yang ditempatkan pada berbagai sudut tabung cuci. Penataannya dibuat sedemikian rupa dengan pertimbangan memungkinkan seluruh bagian cucian terkena semburan arus kuat air sehingga lebih mudah melepaskan noda.

Meski belum memberikan informasi lebih detail terkait jadwal pemasarannya di Indonesia, Rumbi Simanjuntak menyatakan, LG berkomitmen untuk menghadirkannya di tahun ini.

“Tak sampai tahun berganti, adopsi kecerdasan buatan dengan berbagai inovasi besar yang membawa perubahan nyata dalam evolusi mesin cuci ini akan hadir di Indonesia,” ujar Rumbi Simanjuntak.

 



Sumber: Suara Pembaruan