Berdayakan UMKM, Ralali Diganjar Penghargaan Internasional

Berdayakan UMKM, Ralali Diganjar Penghargaan Internasional
Chief Operating Officer Ralali, Alexander Lukman, mewakili perusahaan menerima penghargaan internasional, Intercon 'Top 50 Tech Companies Awards' dan Red Herring Top 100 Asia Awards Winner di Thailand. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. Ralali)
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 5 November 2019 | 17:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Platform e-Commerce yang bergerak pada segmen B2B (business-to-business), Ralali, meraih dua penghargaan internasional sekaligus. Ralali dinilai mampu memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui ekosistem digital.

Ralali dengan misinya mempermudah UMKM dalam pemenuhan kebutuhan usaha (sourcing), pengembangan usaha (scaling) dan penguatan usaha (sustaining) telah mempertemukan lebih dari 700.000 UMKM dengan 14.000 produsen yang 11.000 diantaranya adalah produsen langsung atau principal.

Baca Juga: 600.000 UMKM Ralali Diajarkan Melek Teknologi

Chief Operating Officer (COO) Ralali, Alexander Lukman, mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada penyelenggara serta panelis dari dua ajang penghargaan kelas dunia dari Red Herring Asia dan InterCon 2019.

"Sebagai B2B platform yang menawarkan one-stop-solution berbasis teknologi termasuk web dan aplikasi mobile untuk melakukan pemesanan kebutuhan usaha pelaku UMKM dari berbagai sektor bisnis, pengakuan dan apresiasi ini menjadi energi tambahan untuk meningkatkan kinerja dan dampak Ralali untuk UMKM di Indonesia," ujar Alexander Lukman dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Alex menambahkan,  selain solusi pemenuhan kebutuhan usaha, pembiayaan untuk UMKM juga tersedia sejak 2018. Hal ini menunjukan komitmen Ralali dalam membangun ekosistem digital yang komprehensif untuk pelaku bisnis dan UMKM. Inovasi ini ternyata mampu dipercaya memenangkan kategori Internet/Online (ISP, B2B, B2C) dari Red Herring Top 100 Asia Awards Winner.

Baca Juga: Raih Pendanaan US$ 13 Juta, Ralali Siap Ekspansi

Dalam rangka memperkuat ekosistem digital yang ada, Ralali turut menghadirkan platform BIG Agent yang memberdayakan SDM dan pelaku bisnis untuk mempermudah proses KYC (know your customers). Platform ini bertujuan untuk mendorong pemerataan ekonomi di Indonesia melalui kolaborasi jutaan tenaga kerja Indonesia dengan terhubung melalui platform berbasis teknologi.

Terbaru ini, proporsi jumlah Sahabat Ralali (UMKM atau pembeli) mencapai 700.000 didominasi oleh pelaku usaha retail seperti warung kelontong, toko baju, toko HP, toko komputer (yang tergabung dalam kategori bisnis BIG Mart), disusul
oleh pelaku usaha kuliner seperti katering, cafe hingga restoran (tergabung dalam kategori bisnis BIG Resto) dan peringkat ketiga yakni pelaku usaha otomotif seperti bengkel motor atau mobil, toko oli hingga spare part kendaraan (tergabung dalam kategori bisnis BIG Auto).

Di sisi lain, penjual dapat hadir di pasar dan terhubung ke segmen pembeli sesuai target dalam sekejap. Semua ini terjadi seiring dengan munculnya pola konsumsi baru yang berfokus pada data dan pengalaman konsumen. Mengarah menjadi the
next generation dari platform B2B, Ralali selalu menjadi relevan dengan menawarkan nilai tambah pada pasar yang dilayaninya. Perusahaan ini mengimpikan agar usaha dari jutaan UMKM se-Indonesia dapat dipermudah dan
terhubung sesuai kebutuhan melalui platform digital.

"Dua penghargaan ini menjadi pemacu semangat Ralali. Namun lebih dari itu, momentum ini mendorong kami untuk semakin memberikan manfaat bagi pelaku UMKM di Indonesia dengan memberi kemudahan mereka dalam pemenuhan kebutuhan usaha mulai dari tersedianya berbagai jenis kategori kebutuhan usaha, digital goods, billing, financial technology, untuk mengembangkan usaha yang diwujudkan dalam ekosistem digital Ralali," pungkas Alex.



Sumber: BeritaSatu.com