Resmi Digelar, Social Media Week 2019 Siap Bawa Dampak Positif

Resmi Digelar, Social Media Week 2019 Siap Bawa Dampak Positif
Anthony Liem (SMW Chairman dan CEO Merah Cipta Media), Nadya Hutagalung (UN Environment Ambassador dan pendiri Let Elephants Be Elephants), Norisa Saifuddin (BCA Senior Vice President) dan Jaclyn Halim (Senayan City Marketing and Leasing General Manager) menghadiri konferensi pers SMW Jakarta 2019. (12/11) ( Foto: Beritasatu.com / Jayanty Nada Shofa )
Jayanty Nada Shofa / JNS Rabu, 13 November 2019 | 08:20 WIB

JAKARTA, BeritaSatu.com - Social Media Week (SMW) Jakarta 2019 kini resmi dibuka di Senayan City, Selasa. (12/11)

Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial sudah menjadi bagian penting dalam hidup kita; baik untuk bersenda gurau dengan teman, menyampaikan pendapat ke khalayak banyak ataupun menjalankan bisnis kita. Selama berjam-jam, kita tak mengalihkan pandangan dari layar kaca smartphone untuk mengurus akun media sosial kita. Seiring dengan perkembangan sarana komunikasi ini, SMW keempat dengan tema Stories: With Great Influence Comes Great Responsibility mengajak para audiens baik dari media creator, developer, marketer, influencer ataupun pengguna untuk mendapatkan wawasan perkembangan media sosial ini serta bagaimana menggunakannya secara positif.

"SMW selalu memilih tema global untuk disampaikan ke publik. Tetapi, mengapa kali ini mengusung stories? Dua atau tiga tahun ke belakang ini, sedang semarak dengan negative stories ('berita-berita negatif') seperti hoax. SMW ini bertujuan untuk menginspirasi agar kita dapat membawa pengaruh baik di media sosial walaupun tanpa memiliki jutaan followers," ujar Anthony Liem selaku Chairman SMW dan CEO PT Merah Cipta Media di konferensi pers SMW.

Dengan membawa berbagai pakar media sosial, komunitas, keynote speakers seperti Najwa Shihab, Anthony berharap ajang ini tidak hanya untuk menambah jaringan sosial saja, tetapi juga untuk menginspirasi mereka menjadi pengguna media sosial yang positif. Tak hanya itu, ia juga bangga karena sudah membawa dua platform yang dekat di hati para millenial -- TikTok dan 9GAG.

Norisa Saifuddin selaku Senior Vice President PT Bank Central Asia (BCA), Tbk turut membahas mengenai bagaimana media sosial dapat membantu para pelaku bisnis dalam menjangkau pelanggannya.

"BCA menganggap media sosial sebagai platform untuk mendapatkan masukan mengenai pelayanan kami. Di sini, kami selalu berusaha memberikan tanggapan real-time kepada para pelanggan untuk memastikan kenyamanan mereka dalam menggunakan BCA," ujarnya.

Telah menjadi partner SMW sejak pertama kali digelarkan di Jakarta, BCA ingin turut andil dalam membawa dampak positif kepada publik. Sebagai sebuah payment solution ternama, Norisa menyoroti betapa pentingnya untuk selalu menciptakan tren baru yang selangkah di depan. Tak hanya itu, ia juga menyatakan ketertarikan BCA terhadap tren eSports di kalangan millenial yang tercermin dari meningkatknya pembelian voucher game melalui BCA.

Nadya Hutagalung juga mengutarakan pendapatnya terkait media sosial dari sudut pandang seorang influencer. Tengah berperan sebagai UN Environment Ambassador dan pendiri Let Elephants Be Elephants, Nadya aktif menggunakan media sosialnya untuk menimbulkan kesadaran terhadap lingkungan. Ia turut menyayangkan bagaimana saat ini sedang merambah fenomena menampilkan "kebahagiaan yang semu" di media sosial guna mendapatkan likes sebanyak mungkin. Tak hanya itu, ia menganggap obsesi ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental pengguna.

"Semua dapat menjadi seorang influencer. Tetapi, tidak baik untuk mempublikasikan kebahagiaan yang palsu. Mulai dari sekarang, kita harus menyebarkan konten positif tetapi tetap jujur," ujar Nadya.

Kemudian, General Manager Marketing & Leasing Senayan City Jaclyn Halim melihat acara SMW ini sebagai ajang pertemuan ide dan gagasan tentang digital, brand ataupun perilaku konsumen untuk meningkatkan bisnis. Saat ini, pihaknya telah bekerja sama untuk ketiga kalinya dengan SMW Jakarta. 

"Terdapat perubahan dari offline ke online di kalangan para pelanggan. Tapi di saat yang sama, terdapat tren meningkat bagi para bisnis online untuk membuka pop-up store atau bahkan gerai resmi," kata Jaclyn.

Menawarkan berbagi workshop dan konferensi, acara ini diselenggarakan dari 11-15 November di The Hall, Lt. 8 Senayan City. Informasi lebih lanjut terkait SMW Jakarta dapat diperoleh di https://smwjakarta.com/. Tiket juga dapat diperoleh di Tiket.com atau dengan datang langsung ke venue acara.



Sumber: BeritaSatu.com