Peningkatan LG ThinQ Dorong Manajemen Rumah Pintar Lebih Baik

Peningkatan LG ThinQ Dorong Manajemen Rumah Pintar Lebih Baik
Peningkatan aplikasi LG ThinQ diperuntukkan manajemen seluruh perangkat elektronik rumah pintar. ( Foto: LG Electronics Indonesia / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 14 November 2019 | 06:27 WIB

Seoul, Beritasatu.com- Berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence - AI), LG Electronics (LG) pun terus melakukan pengembangan pada aplikasi pendukungnya, LG ThinQ. Peningkatan aplikasi LG ThinQ diperuntukkan manajemen seluruh perangkat elektronik rumah pintar.

“Aplikasi LG ThinQ ini menjadi contoh sempurna dari visi kami dalam menciptakan kenyamanan lebih baik bagi rumah pintar,” ujar Ryu Hye-jung, Direktur Eksekutif LG Smart Home Business dalam siaran pers Rabu (13/11).

Selain kenyamanan dalam kontrol, pengembangan dalam aplikasi LG ThinQ ini dikatakan akan dapat membantu pengguna dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari yang terkait dan bahkan perawatan penggunaan.

Dikenal dengan nama SmartThinQ, versi mula aplikasi LG ThinQ lebih menitikberatkan pada kontrol berbagai perangkat elektronik LG melalui ponsel cerdas. Selain mematikan maupun mengaktifkan perangkat, kontrol dimaksud termasuk pada pengaturan ketinggian suhu seperti pada kulkas maupun pendingin ruangan maupun pengaturan mode pencucian dalam mesin cuci.

Mengenai pemutakhiran aplikasi LG ThinQ ini, kata Ryu Hye-jung, termasuk pemanfaatan teknologi pengenalan suara Google Assistant. Melalui hal ini, pengguna dapat melakukan kontrol dan memonitor perangkat elektronik pintar LG miliknya melalui suara dalam mode percakapan.

Tak hanya itu, mendukung pengembangan produk elektroniknya yang berbasis AI, pembaruan aplikasi ini juga dibuat dengan algoritma khusus. Pembaruan memberikan kenyamanan lebih baik sekaligus unik dalam penggunaannya, termasuk dengan kehadiran fitur Proactive Customer Care.

Dengan memanfaatkan algoritma khusus, fitur Proactive Customer Care akan memberikan informasi pada pengguna terkait persoalan potensial pada produknya sebelum hal tersebut terjadi.

Layanan Bantuan

Fitur Proactive Customer Care bahkan memberikan layanan bantuan untuk menghubungi teknisi bila diperlukan. Di sisi lain, Proactive Customer Care juga memberikan panduan detail dan saran untuk penggunaan optimal produk elektronik LG milik penggunanya.

Pengembangan yang tak kalah menarik ada pada keterhubungan perangkat elektronik rumah tangga pintar LG dengan layanan Amazon Dash Replenishment. Di negara yang telah dapat menikmati layanan Amazon ini, melalui akun miliknya, pengguna dapat mengatur pengingat dan bahkan berbelanja langsung di Amazon untuk berbagai kebutuhan pendukung harian yang sering digunakan, termasuk deterjen, sabun pencuci piring maupun pelembut pakaian.

Melengkapi pengembangan terbaru, LG ThinQ dilengkapi fitur SmartCare+ dan Smart Pairing untuk melakukan penyesuaian dalam pengoperasian secara lebih cerdas.

Satu kulkas LG dengan SmartCare misalnya, melalui analisis pola penggunaan yang dilakukan aplikasi LG ThinQ, akan membuat penggunanya dapat melakukan berbagai penyesuaian untuk penggunaan dan manfaat lebih optimal. Mulai dari menurunkan konsumsi listrik, mempertahankan kesegaran makanan lebih lama dengan pengaturan suhu ideal dan melakukan pengaturan pada mode hemat listrik.

Di sisi lain, memanfaatkan fitur Smart Pairing yang menghubungkan mesin pengering pakaian pintar LG dan mesin cuci cerdas LG, akan otomatis memberikan pilihan siklus pengeringan optimal yang dibuat berdasarkan siklus pencucian pakaian sebelumnya. Keterhubungan cerdas ini memberikan manfaat bagi pengguna menghindari kesalahan mode pengeringan yang berakibat pada rusaknya pakaian.

Lebih lanjut Ryu He-jung menyatakan, seluruh pemutakhiran aplikasi LG ThinQ ini juga merupakan wujud nyata dari strategi pengembangan AI LG yang bersandar pada tiga hal yaitu terus berkembang (evolve), keterhubungan lebih baik (connect) dan keterbukaan pada berbagai kemitraan untuk pengembangan (open).

“LG selalu menempatkan pengguna di tempat pertama prioritas dalam pengembangan, bukan teknologi. Evolusi pada ekosistem rumah pintar kami dengan jelas menunjukkan komitmen ini,” ujar Ryu He-jung lagi.



Sumber: Suara Pembaruan