GCR Kampanyekan Peluang Industri IoT di Indonesia

GCR Kampanyekan Peluang Industri IoT di Indonesia
Jajaran pejabat perusahaan solusi teknologi informasi, Global Channel Resources (GCR) berpose bersama usai media gathering di Jakarta, Jumat (6/12/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Unggul Wirawan )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 6 Desember 2019 | 22:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Sebagai anggota Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas), Global Channel Resources (GCR) ikut mengampanyekan peluang industri Internet of Things (IoT) di Indonesia. GCR bersama Kementerian Perindustrian akan berpromosi pada ajang Forum Taiwan-Indonesia Kolaborasi Industri 2019 di Taipei, pada 9-10 Desember.

“Kementerian dan GCR ingin show off bagaimana pertumbuhan IoT di Indonesia. Kami juga berharap ada investor yang masuk untuk ikut mengembangkan IoT di industri manufaktur,” kata Marketing Channel GCR Indonesia Yolanda Roring saat media gathering di Jakarta, Jumat (6/12).

Menurut Yolanda, GCR akan mewakili Aptiknas di Taiwan-Indonesia Industrial Collaboration Forum (TIICF). GCR dan Kemenperin dan empat asosiasi dan perusahaan nasional akan berada di Taipei, Taiwan dan berbicara soal upaya membangun pengetahuan IoT di sekolah dan komunitas.

“Kebutuhan Iot sudah muncul, tapi pasar Indonesia perlu pengembangan yang customized. Itu memerlukan biaya, makanya Kemenperin turun ke sana untuk cari investor-investor yang mau berkontribusi untuk menciptakan IoT yang customized untuk kebutuhan industri Indonesia,” ujarnya.

Chairman Global Channel Resources (GCR) Tony Tsao menjelaskan, GCR terus melakukan edukasi dan pendekatan pada semua pemangku kepentingan, yakni pemerintah lewat kementerian, lembaga, dan asosiasi soal potensi IoT. Meskipun belum banyak diadopsi, potensi pasar IoT Indonesia sangat besar.

“Dengan kemampuan sebagai IoT Solution Provider yang telah mendapatkan penghargaan sebagai 10 besar perusahaan paling inovatif dalam IoT, GCR IoT indonesia merancang strategi tahun 2020 agar IoT menjadi kekuatan utama dalam mendorong terciptanya transformasi digital,” tambahnya.

Lebih jauh, Country Manager GCR IoT Indonesia Andi Tanudiredja mengatakan GCR telah melakukan roadshow ke sekolah dan kampus-kampus untuk menyosialisasikan programming yang menjadi kekuatan IoT. Setidaknya ada 14 sekolah dan kampus di jabodetabek yang terlibat dalam roadshow GCR. Untuk
roadshow tersebut, GCR juga menggandeng pakar TI Onno Purbo yang memiliki Onno Center.

“GCR itu tidak berjualan langsung kepada end user. Kami perkenalkan produk-produk solusi yang dimiliki kepada sistem integrator. Selain pemerintah dan asosiasi, kami juga jajaki kerja sama dengan mitra-mitra lokal. Kami ingin Indonesia bukan hanya sekadar market, tapi juga produsen software IoT, dan kami bisa bantu tawarkan itu ke negara lain,” paparnya.

 



Sumber: Suara Pembaruan