KuCoin Gandeng Tokoin Dorong Akselerasi Bisnis UMKM

KuCoin Gandeng Tokoin Dorong Akselerasi Bisnis UMKM
KuCoin, salah satu bursa cryptocurrency global asal Tiongkok, menjalin kerja sama dengan startup blockchain terkemuka di Indonesia, Tokoin.id di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 7 Desember 2019 | 22:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tokoin dipercaya oleh KuCoin untuk ikut membangun komunitas KuCoin di Indonesia, dalam upaya untuk menciptakan adopsi blockchain secara masif dan menerapkan industrialisasi 4.0 di Indonesia.

Tokoin Gandeng Banyak Mitra

Co-founder KuCoin, Kent mengatakan, melihat eratnya hubungan yang dijalin oleh Tokoin dengan komunitasnya di Indonesia, KuCoin mempercayakan Tokoin untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan KuCoin Meetup perdana di Indonesia.

"Sebagaimana Tokoin telah diperkenalkan kepada 5 juta pengguna dari 100 negara dan daerah lewat KuCoin Spotlight, sekarang KuCoin akan diperkenalkan di Indonesia lewat komunitas Tokoin yang sangat kuat,” ujar Kent di acara KuCoin Mega Meetup, di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/12/2019).

Kent mengatakan, sejak didirikan tahun 2017, saat ini KuCoin telah menjadi salah satu platform bursa kripto yang paling populer di dunia. Hingga saat ini, KuCoin telah memiliki setidaknya 5 juta pengguna aktif dari 100 negara.

"Terkenal dengan sebutan People’s Exchange atau platform bursa khalayak umum, KuCoin merupakan platform bursa kripto pertama yang memiliki layanan lebih dari 10 bahasa yang berbeda, dan membantu para traders untuk bertransaksi di KuCoin, serta telah memiliki komunitas global di lebih dari 14 negara di dunia," jelas Kent.

Aplikasi Tokoin Bantu Bisnis UMKM

VP Commercial ToKoin, Michael Handoko, mengatakan, di Indonesia, cryptocurrency kerap masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Namun, kemunculan mata uang kripto Token Toko mampu mengubah pandangan tersebut.

"Pada tanggal 23 Agustus 2019, mata uang kripto Toko yang dikembangkan oleh Tokoin, mengadakan penjualan token pertamanya di platform KuCoin. Sejak program spotlight di KuCoin, Toko sudah mencapai 7 kali rata-rata ROI (return of investment), 9 kali ATH (all time high), dan volume harian tertinggi lebih dari US$ 26 juta," jelas Michael Handoko.

Menurut Miko, sapaan akrab Michael Handoko, selain performa Token Toko yang cukup mengagumkan, Tokoin juga memiliki komunitas yang sangat kuat. Tidak hanya terdiri atas peminat dan pemain kripto, namun juga merangkul mereka yang berpegang erat pada nosi ekonomi inklusif, yang sejalan dengan visi Tokoin.

"Tujuan awal terbentuknya Tokoin adalah untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM melalui implementasi blockchain yang nyata dan dapat dipakai sebagai solusi sehari-hari dalam menjalankan bisnis," jelas Miko.

Melalui Tokoin, lanjut Miko, para pelaku bisnis dapat melakukan pembukuan digital serta membangun profil bisnis digital di sistem berbasis blockchain, sebagai pengukur kredibilitas yang dapat dipercaya untuk memudahkan akses terhadap institusi financial, pemasok, atau penyedia layanan.

"Tokoin memiliki daya serap terbesar di dunia kripto dan blockchain di Indonesia, membantu KuCoin agar sukses di Indonesia berarti membantu semua warga Indonesia untuk berhasil dalam industri blockchain," tandas Miko.



Sumber: BeritaSatu.com