2020, Telkomsel Luncurkan Enam Gim Baru

2020, Telkomsel Luncurkan Enam Gim Baru
Konferensi pers penyelenggaraan Dunia Games League 2020, di Jakarta, 12 Desember 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo )
Herman / YUD Kamis, 12 Desember 2019 | 19:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Telkomsel semakin fokus menggarap pasar gim yang sedang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Setelah merilis gim ShellFire dan Lord of Estera, Telkomsel melalui Dunia Games rencananya akan merilis beberapa gim baru dengan genre yang beragam sesuai dengan tren di kalangan para gamers.

Dunia Games sendiri merupakan gim portal dan media platform yang dimiliki Telkomsel. Platform ini berisi informasi terkait artikel game, review, video dan hiburan lainnya termasuk pembelian kupon atau voucher, baik PC maupun mobile games. Sejak 2018, Dunia Games juga telah menjadi publisher gim.

"Tahun depan, kita akan menggandeng beberapa developer gim lokal untuk meluncurkan gim baru dengan genre yang beragam. Rencananya akan ada enam gim baru yang diluncurkan," kata General Manager Games Telkomsel, Auliya Ilman Fadli, di acara konferensi pers penyelenggaraan Dunia Games League 2020, di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Auliya juga memprediksi perkembangan industri gim di tahun depan akan semakin pesat, khususnya mobile games. Apalagi harga ponsel pintar atau smartphone untuk bermain gim juga semakin murah. Untuk gim ShellFire, pengguna aktif bulannya telah mencapai 500.000-an. Tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari Thailand dan Vietnam. Sementara pengguna aktif gim Lord of Estera mencapai 100.000-an dalam sebulan.

“Kami lihat pertumbuhan industri gim ke depan akan semakin pesat. Di tahun ini saja growth kami secara revenue naik 80% dibandingkan tahun sebelumnya. Kalau melihat data Newzoo, tahun depan growth-nya diprediksi naik 30%-40%. Feeling kami akan lebih dari itu,” kata Auliya.

Ke depan, lqnjut Auliya, gim yang diluncurkan Dunia Games juga akan dikompetisikan dengan skala yang lebih besar. Misalnya saja menjadi gim yang dipertandingkan dalam kompetisi Dunia Games League.

“Bulan lalu kita baru saja mengadakan turnamen untuk ShellFire, kita ingin melihat bagaimana penerimaan masyarakatnya. Ternyata mulai diterima, ada sekitar 500 tim yang ikut. Rencananya kalau semakin banyak tim yang ikut, gim ini juga akan dipertandingkan di Dunia Games League,” ujar Auliya.



Sumber: BeritaSatu.com