Harga Bitcoin Diprediksi Akan Meningkat

Harga Bitcoin Diprediksi Akan Meningkat
Kalangan generasi milenial antusias menjadi peserta Coinfest Roadshow 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 17 Desember 2019 | 21:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Coinvestasi kembali menggelar Coinfest Roadshow 2020 sebagai sarana edukasi untuk menjawab semua pertanyaan seputar market cryptocurrency bitcoin dan altcoins di tahun 2020. Edukasi tersebut, dilakukan melalui fundamental dan technical analysis disertai tips strategi trading dari narasumber yang ahli di bidang cryptocurrency.

Indonesia Miliki Tiga Faktor Penting Pendukung Blockchain

Kegiatan edukasi yang digelar Coinvestasi ini, didukung oleh enam exchange terkemuka di Indonesia dan kancah global, yaitu Indodax, Binance, Snapex, Okex, Zipmex, dan Bithumb.

Media Director Coinvestasi, Hendi Wishnu, mengatakan, selain materi-materi seputar market cryptocurrency dan tips strategi trading, para peserta Coinfest Roadshow 2020 juga disuguhi berbagai kegiatan yang menguntungkan. Indodax mengadakan spinning wheels berhadiah berbagai merchandise, OKEx memberikan promo airdrop bagi pengunjung, Bithumb membagikan 2 cold wallet untuk dua peserta beruntung, hingga kompetisi trading berhadiah total US$ 550 dari Snapex di setiap kota.

"Para peserta Coinfest Roadshow antusias mengikuti kegiatan yang ada terutama kompetisi trading dari Snapex dan sangat senang bisa pulang tanpa tangan kosong dari Coinfest Roadshow,” ujar Hendi Wisnu kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Coinvestasi kembali menggelar Coinfest Roadshow 2020

Blockchain Buka Peluang Ekonomi Baru

Hendi menambahkan, Coinfest sendiri bukan sebuah saran untuk trading atau investasi digital assetmelainkan hanya sebuah sarana edukasi.

"Coinvestasi tidak menyarankan kegiatan trading atau investasi digital asset yang ceroboh. Segala kegiatan trading atau investasi digital asset, harus dilakukan secara mandiri tanpa paksaan setelah terlebih dahulu memahami akan adanya risiko,” jelasnya.

Hendi mengatakan, mendekati tahun 2020 semakin banyak yang memprediksikan market crypto terutama bitcoin akan melonjak. Terlebih, bulan Mei mendatang bitcoin akan mengalami halving, atau hari di mana penghitungan block reward berkurang separuh. Peristiwa ini terjadi setiap empat tahun sekali atau 210.000 blok.

"Pertanyaan seputar waktu yang tepat untuk membeli bitcoin, strategi trading yang baik, serta kondisi market cryptocurrency di tahun 2020 semakin banyak dilontarkan. Meski seringkali harga bitcoin dilihat sedang menurun, namun bila chart harga dilihat lebih jauh, sebenarnya bitcoin menunjukkan kenaikan," tandas Hendi.



Sumber: BeritaSatu.com