2019, Bisnis Qlue Tumbuh Di Atas 50%

2019, Bisnis Qlue Tumbuh Di Atas 50%
Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya. ( Foto: Beritasatu Photo / Emanuel Kure )
Herman / FER Selasa, 17 Desember 2019 | 21:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan ekosistem smart city Qlue menutup tahun 2019 dengan pertumbuhan bisnis di atas 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya menyampaian, strategi Qlue di 2019 ini dengan mengembangkan solusi smart city berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan mobile workforce telah membawa perkembangan positif bagi perusahaan.

"Qlue mencatat pertumbuhan bisnis yang luar biasa dengan meningkatnya pendapatan perusahaan di atas 50 persen dengan jumlah klien yang meningkat 89 persen menjadi 85 klien yang terdiri dari instansi pemerintah dan swasta,” kata Rama Raditya, di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Ditambahkan Co-Founder dan Chief Technology Officer Qlue, Andre Hutagalung, saat ini pengguna aplikasi Qlue telah mencapai lebih dari 750.000 orang di seluruh Indonesia. Sepanjang 2019, Qlue telah membawa dampak positif di lebih dari 30 kota dan kabupaten baru, antara lain Minahasa, Tarakan, Kupang dan 2 kabupaten, yaitu Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Belitung.

Solusi CCTV & Video Analytics QlueVision juga telah digunakan oleh tiga Balai Besar Jalan Nasional untuk mendapatkan analisis mengenai jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan nasional di Banten, Mataram, dan Papua. Selain itu, Qlue juga telah mengembangkan aplikasi Polisiku dan command center yang telah diterapkan di 22 Polda dan 5 Polres di seluruh Indonesia dan digunakan di lebih dari 86.000 personel polisi.

"Implementasi command center dan aplikasi Polisiku di 34 Polda dan seluruh Polres di Indonesia ditargetkan akan selesai pada pertengahan 2020, sehingga seluruh personel polisi dapat melakukan koordinasi dengan baik antara petugas di lapangan dengan command center," kata Andre Hutagalung.

Memasuki tahun 2020, lanjut Andre, Qlue terus mengembangkan solusi smart city yang berfokus pada smart mobility, smart security, dan smart environment. Saat ini Qlue telah memiliki QlueApp, yaitu aplikasi pelaporan warga; QlueWork, yaitu aplikasi untuk meningkatkan koordinasi antar instansi yang efektif; QlueVision, yaitu CCTV integration and analysis berbasiskan kecerdasan buatan; QlueDashboard sebagai platform visualisasi data; dan QlueSense, solusi smart city berbasiskan IoT.

“Dalam perjalanannya, kami merasa perlu untuk lebih mengembangkan berbagai solusi smart city berbasis kecerdasan buatan, IoT dan machine learning untuk membantu memecahkan berbagai permasalahan di Indonesia, khususnya masalah kota seperti kemacetan, keamanan, dan lingkungan. Pada awal 2020, Qlue berencana untuk menggarap sektor smart environment dengan menciptakan produk yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Andre.

 



Sumber: BeritaSatu.com