XL Operasikan Tiga BTS 4G Lewat Skema USO

XL Operasikan Tiga BTS 4G Lewat Skema USO
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan pembangunan jaringan telekomunikasi dan data di berbagai daerah melalui skema USO (Universal Service Obligation). ( Foto: Dok )
Lona Olavia / WBP Sabtu, 21 Desember 2019 | 09:51 WIB

Natuna, Beritasatu.com - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan pembangunan jaringan telekomunikasi dan data di berbagai daerah melalui skema Universal Service Obligation (USO). Di pengujung 2019 ini, tiga BTS USO mulai beroperasi di beberapa area terpencil, yaitu Natuna di Provinsi Kepulauan Riau, Musi Rawas di Sumatera Selatan, dan Pesisir Barat di Lampung. Keberadaan jaringan USO dengan spesifikasi sebagai jaringan data 4G ini diharapkan mampu mendukung pemerataan pembangunan di perbatasan, serta memperkuat aspek ketahanan nasional mengingat letak Natuna di garis terdepan wilayah Republik Indonesia di wilayah Laut China Selatan.

"Merupakan kebanggaan bagi XL Axiata bisa meresmikan beroperasinya jaringan telekomunikasi dan data di wilayah-wilayah yang termasuk dalam kategori 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). Kali ini di Kepulauan Natuna, salah satu titik terluar Indonesia, yang berlokasi di tengah Laut China Selatan. Terletak di area pemukiman, jaringan yang dibangun dengan skema USO di Natuna ini memiliki jangkauan hingga radius 7 km. Warga dan aparat pemerintah bisa memanfaatkan layanan telekomunikasi dan internet cepat 4G untuk bermacam aktivitas produktif," kata Plt Chief Technology Officer, I Gede Darmayusa dalam siaran pers, Sabtu (21/12/2019).

Gede menambahkan, sebelumnya di tahun 2019 XL Axiata telah mengoperasikannya jaringan USO antara lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu di Kabupaten Ende, di Provinsi Maluku Utara, tepatnya di Kabupaten Halmahera Barat, serta tiga lainnya di Provinsi Maluku, yaitu di Kabupaten Tengah Tengah. Pembangunan jaringan USO oleh XL Axiata di 2019 ditargetkan mencakup 289 titik di 51 kabupaten yang tersebar di berbagai provinsi, baik di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua. Dari seluruh 289 BTS USO yang dibangun merupakan BTS 4G.

Langkah XL Axiata untuk membangun jaringan USO tidak akan berhenti di tahun ini saja. XL Axiata berharap akan melanjutkan di tahun 2020 di area yang semakin luas. Menurut Gede, XL Axiata juga akan mengelola dan mengembangkan semua jaringan USO menjadi jaringan yang memberikan nilai ekonomi dan bisnis. Untuk itu, dibangun ekosistem pendukung sehingga masyarakat setempat semakin mudah mengakses semua jenis layanan XL Axiata.

“Area luar Jawa, memiliki potensi perluasan jaringan terutama karena penggunaan data internet yang sangat tinggi. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan hingga 500 persen dari 29 juta menjadi 171 juta, di mana 44 persen di luar Jawa dan akan terus bertambah,“ imbuh I Gede Darmayusa.

Sebelumnya pada tahun 2017 dan 2018, XL Axiata juga membangun jaringan USO di sejumlah daerah, antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. Sambutan masyarakat di semua area titik BTS berada sangat positif. Data trafik yang tercatat di setiap BTS juga menunjukkan kenaikan signifikan sejak pertama kali beroperasi hingga saat ini, yaitu rata-rata antara 11 persen - 15 persen.

Secara nasional, per akhr September 2019 lalu, XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak 55,5 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 129.000 BTS termasuk lebih dari 53.000 BTS 3G dan lebih dari 39.000 BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 410 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia. XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data.



Sumber: Suara Pembaruan