Ancaman Serangan Siber Beralih ke Aplikasi Populer

Ancaman Serangan Siber Beralih ke Aplikasi Populer
Ilustrasi Hacker (Foto: berita satu / IST)
/ FER Senin, 30 Desember 2019 | 21:08 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Pakar keamanan siber dari CISSReC, Pratama Persadha, memprediksi sepanjang 2020 akan muncul banyak isu seputar pemakaian artificial intelligence (AI) malware.

BNPT dan BSSN Kerja Sama dalam Pengamanan Siber

"Bahkan, baru-baru ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengungkapkan keinginan memangkas birokrasi dan sebagai gantinya akan memakai AI untuk urusan birokrasi yang tidak rumit," kata Pratama Persadha, Senin (30/12/2019).

Pratama menjelaskan, ancaman serangan siber pada tahun 2020 akan membawa masyarakat dunia pada level baru, bahkan para peretas yang memanfaatkan AI.

Wi-Fi 6 Bakal Mengubah Teknologi Nirkabel di 2020

Pasalnya, perkembangan AI tidak hanya terjadi di industri dan dunia birokrasi. Peretas juga mengembangkan AI untuk melahirkan malware dan ransomware yang mampu melakukan pembelajaran dan menambah peluang untuk melakukan satu serangan.

"Dengan AI, malware, ransomware, virus, dan trojan terus akan berkembang dan mampu memperbaiki kelemahannya saat melakukan operasi," kata Pratama.



Sumber: ANTARA