Serangan Ransomware Mulai Manfaatkan AI
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Incar Industri Jasa Keuangan

Serangan Ransomware Mulai Manfaatkan AI

Senin, 13 Januari 2020 | 17:01 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan teknologi NTT Ltd memprediksi, sepanjang 2020 ini serangan program jahat (malware) jenis ransomware akan tetap tinggi, bahkan dengan karakteristik yang semakin beragam. Penjahat siber mulai memanfaatkan machine learning dan artificial intelligence (AI) untuk membuat serangan yang lebih terorganisir.

Ancaman Serangan Siber Beralih ke Aplikasi Populer

Di sisi lain, industri jasa keuangan seperti perbankan dan layanan simpan pinjam juga tetap menjadi target utama serangan siber karena dinilai memberi keuntungan yang lebih besar. Apalagi di sana juga banyak data-data nasabah yang bisa dimanfaatkan, misalnya saja salinan kartu identitas atau KTP nasabah.

CEO NTT Ltd Untuk Indonesia, Hendra Lesmana menyampaikan, modus kejahatan siber dari ransomware adalah dengan menyandera atau mengunci data di perangkat milik korban, kemudian meminta uang tebusan bila ingin data tersebut bisa diakses kembali.‬ Ransomware biasanya masuk melalui email tipuan atau phising yang dibuka oleh korban.

"Tahun ini, kita memprediksi masih banyak serangan ransomware yang merupakan gabungan antara teknologi dengan social engineering. Jadi yang ditipu itu adalah orangnya, bukan teknologinya. Kebanyakan serangan ini masuk melalui email phising yang dibuat seolah-olah menyerupai email asli dari pengirim. Begitu dibuka dan di-klik tautan yang ada di dalamnya, data di perangkat kita bisa langsung dikuasai penjahat siber,” kata Hendra Lesmana, di Jakarta, Senin (13/1/2020).

2020, Fintech Jadi Sasaran Penjahat Siber

Hendra menjelaskan, bila perangkat yang diserang melalui email phising tersebut juga terhubung ke jaringan atau perangkat lain, maka seluruh data di perangkat yang ada dalam jaringan tersebut juga bisa ikut dikuasai peretas. Karenanya, kehati-hatian admin TI di perusahaan sangat diperlukan untuk mencegah masuknya ransomware lewat phising.

"Serangan ransomeware ini seperti sumur yang tanpa dasar. Kalau pun kita membayar tebusan, akan ada data-data lain dari transaksi pembayaran tebusan tersebut yang bisa diambil. Data yang sudah dikuasai biasanya juga langsung digandakan. Jadi walaupun kita sudah membayar tebusan dan mendapatkan kembali data-data kita, peretas ini sudah punya salinanya," pesan Hendra.

"Makanya penting sekali untuk lebih hati-hati apabila menerima email yang tidak jelas sumbernya, apalagi untuk admin TI di perusahaan. Kalau pun email tersebut dari orang atau instansi yang memang sudah sering berkomunikasi dengan kita, sebaiknya dikonfirmasi dulu mengenai kebenaran email tersebut," imbuhnya.

Seiring dengan tren pemanfaatan machine learning dan AI, Hendra mengatakan saat ini para penjahat siber juga mulai memanfaatkan AI dan machine learning untuk mengembangkan malware dan ransomware yang paling ampuh menembus pertahanan.

Komputasi Awan Rentan Serangan Siber

"Melalui AI dan machine learning, penjahat siber ini akan mempelajari data-data mengenai serangan yang dilakukan, celah-celah mana saja yang bisa ditembus, dan metodenya seperti apa. Jadi sudah eranya mesin. Dari sisi pertahanan menggunakan AI, yang menyerang juga juga pakai AI,” papar Hendra.

Serangan chryptojacking yang digunakan oleh penjahat siber untuk menambang uang digital, menurut Hendra, juga masih akan marak, namun tidak sebanyak di tahun sebelumnya.

"Kalau chryptojacking, tahun lalu memang banyak. Untuk tahun ini saya prediksi masih tetap ada, tetapi value-nya kemungkinan turun karena nilai tukar bitcoin yang sudah mulai turun. Serangan ini juga membutuhkan computing power yang sangat tinggi. Biasanya penjahat siber akan memilih. Kalau sumber daya itu dialihkan untuk menghasilkan sesuatu yang keuntungan finansial lebih tinggi, itu yang akan digunakan,” ujar Hendra.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Keandalan SDM Teknologi Menunjang Ekosistem Digital Indonesia

Sagara Tech menggelar HR Tech Summit untuk mengembangkan ekosistem kerja dengan SDM yang bertalenta digital.

DIGITAL | 24 September 2021

Ini Cara Mendapatkan Versi Final Windows 11, Gratis!

Berikut cara upgrade ke Windows 11 yang bisa dilakukan bagi para pengguna Windows 10 secara cuma-cuma.

DIGITAL | 24 September 2021

Pahamify Luncurkan Buku Panduan Dampingi Pelajar Hadapi UTBK Perguruan Tinggi

Pahamify meluncurkan buku sakti bernama ‘Ultimate Guide UTBK’ sebagai panduan pelajar menempuh UTBK tahun 2022.

DIGITAL | 24 September 2021

Ingin Tahu Penghasilan Travel Blogger? Ini Aneka Sumbernya

Travel blogger memiliki beberapa sumber penghasilan setelah me-review berbagai tempat wisata bagi warganet di media sosial.

DIGITAL | 24 September 2021

Ekstremis Gunakan Obrolan Video Game untuk Sebarkan Kebencian

Para ekstremis menggunakan video game arus utama dan platform obrolan game untuk menyebarkan kebencian.

DIGITAL | 23 September 2021

Aturan Eropa Akan Paksakan Pengisi Daya USB-C untuk Semua Ponsel

Para produsen akan dipaksa untuk membuat solusi pengisian daya universal untuk ponsel dan perangkat elektronik kecil, di bawah aturan baru yang diusulkan oleh Komisi Eropa (EC).

DIGITAL | 23 September 2021

Xiaomi Bantah Lakukan Sensor Pengguna

Xiaomi menyangkal menyensor para penggunanya setelah Lithuania merekomendasikan warga negaranya untuk menghindari smartphone Tiongkok.

DIGITAL | 23 September 2021

Pelajar dan Guru Didorong Jadi Influencer

Telkomsel Area Jawa Bali mendorong para pelajar dan guru menjadi seorang influencer dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital.

DIGITAL | 23 September 2021


Jual Beli Kripto, Apa yang Harus dan yang Tidak Boleh Dilakukan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah mengenal mata uang kripto dan memilih platform yang tepat.

DIGITAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
KPK Langsung Jebloskan Azis Syamsuddin ke Rutan Polres Jakarta Selatan

KPK Langsung Jebloskan Azis Syamsuddin ke Rutan Polres Jakarta Selatan

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings