Doktor dari Telin Pecahkan Rekor Publikasi Jurnal Internasional

Doktor dari Telin Pecahkan Rekor Publikasi Jurnal Internasional
Chief Finance dan Business Partner Officer (CFBPO) PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo, memecahkan rekor jurnal internasional terbanyak mahasiswa S3 dengan jumlah publikasi di jurnal internasional sebanyak 45 jurnal ilmiah. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 21 Januari 2020 | 22:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mahasiswa Program Studi Doctor of Research in Management (DRM) Binus University berhasil menyelesaikan disertasinya dengan judul 'Kinerja Transformasional pada Bisnis Digital di Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)' melalui promosi doktor yang diselenggarakan pada Selasa (21/1/2020) di Aula Universitas Bina Nusantara.

Disertasi atas nama Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo yang merupakan Chief Finance and Business Partner Officer (CFBPO) di PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), memecahkan rekor jurnal internasional terbanyak mahasiswa S3 dengan jumlah publikasi di jurnal internasional sebanyak 45 jurnal ilmiah.

Adapun promotor utama disertasi ini terdiri dari Prof Dr Ir Sasmoko MPd, dengan co-promotor Firdaus Alamsjah, PhD dan Dr Elidjen SKom MinfoCommTech.

Leonardus menemukan bahwa terdapat pergeseran transformasi ke arah bisnis digital, yaitu dari strategi berbasis kekuatan perusahaan (comparative dan competitive advantage) menuju strategi berbasis cooperative advantage atau biasa dikenal dengan strategi co-creation.

"Dalam era digital, perusahaan TIK tidak dapat bertumpu hanya pada kekuatan perusahaan sendiri, melainkan harus berkolaborasi dalam upaya mengoptimalkan peluang, keuntungan, dan mengurangi risiko dengan cara memadukan strategi co-creation dan mengembangkan inovasi di bisnis model," kata Leonardus, seperti dikutip keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (21/1/2020).

Disertasi ini menemukan bahwa fase transformasi digital industri TIK di Indonesia harus bertumpu pada kompetensi utama yang unik dari masing-masing perusahaan sebelum dikembangkan menuju ke arah layanan berbasis platform dan service.

Penelitian ini memberi masukan kepada regulator agar mampu meningkatkan peran regulasi dalam menciptakan ekosistem digital di Indonesia. Hasil disertasi ini, selain dapat dimanfaatkan oleh regulator, juga memiliki implikasi strategis bagi kalangan korporasi untuk mencapai sustainable growth di era Digital.

Penelitian disertasi ini dilakukan selama hampir 3 tahun sejak April 2017, dan mendapatkan bantuan hibah Penelitian Pascasarjana, skema Penelitian Disertasi Doktor (PPS-PDD) dari Kemristekdikti di tahun 2019. Selama masa penelitiannya, Leonardus menghadiri lebih dari 20 seminar nasional dan international dan mendapat dua kali best paper di Malaysia dan Maladewa.

Disertasi ini telah dipublikasikan di 45 jurnal internasional, 41 jurnal diantaranya terindeks Scopus, 3 jurnal internasional bereputasi Q1, book chapter dari buku internasional terbitan Intech Open, UK, 1 text books bidang manajemen dan inovasi, dan 1 buku monograf.

Promotor utama, Prof Dr Ir Sasmoko, mengatakan, pencapaian Leonardus ini memecahkan rekor publikasi jurnal internasional program doktor di Indonesia yang terbanyak.

Selanjutnya dijelaskan, penyelesaian studi S3 Leonardus juga tergolong cepat dan hasil penelitiannya sangat berguna bagi transformasi digital di Indonesia dan juga bisa menjadi masukan perubahan regulasi ITK saat ini di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com