Ini Alasan PBB Larang Pejabatnya Gunakan WhatsApp

Ini Alasan PBB Larang Pejabatnya Gunakan WhatsApp
Logo WhatsApp. ( Foto: AFP )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 24 Januari 2020 | 20:49 WIB

Para pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak boleh menggunakan WhatsApp (WA) karena aplikasi pesan tersebut "dianggap tidak aman". Sebelumnya, ahli teknologi informasi PBB mensinyalir bahwa Arab Saudi menggunakan WA untuk meretas telepon CEO Amazon dan pemilik Washington Post Jeff Bezos.

Pakar independen PBB mengatakan kepada Reuters, Rabu (22/1/2020), bahwa dirinya memiliki informasi yang mengindikasikan dugaan keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam dugaan serangan siber ke Bezos pada tahun 2018.

Arab Saudi Retas Ponsel Bos Amazon

Mengandalkan laporan FTI Consulting dari Washington, PBB langsung meminta AS dan pihak berwenang untuk segera mengadakan investigasi. Dalam laporan tersebut, dikatakan bahwa iPhone Bezos dibajak oleh file berbahaya (malicious file) yang ditanamkan dalam video yang dikirimkan oleh akun WhatsApp putra mahkota.

Ketika ditanya apakah Sekjen PBB Antonio Guterres menggunakan WA, juru bicara PBB Farhan Haq hari Kamis (23/1/2020) mengatakan "pejabat senior di PBB telah diinstruksikan untuk tidak menggunakan WhatsApp karena dinilai tidak aman".

"Jadi menurut saya, Pak Sekjen tidak menggunakan WA," kata Haq. Dia menambahkan instruksi tersebut diedarkan sejak Juni tahun lalu.

Menanggapi hal ini, Direktur Komunikasi WhatsApp Carl Woog mengatakan bahwa pihaknya menyediakan layanan pesan terenkripsi yang tidak dapat dilihat oleh WhatsApp sendiri atau pihak lain. Teknologi enkripsi yang dikembangkan bersama Signal adalah teknologi terbaik yang ada saat ini.



Sumber: Reuters