Platform Eventori Fasilitasi Ekosistem Industri Hiburan

Platform Eventori Fasilitasi Ekosistem Industri Hiburan
Peluncuran Eventori sebagai platform berkonsep e-commerce yang akan memfasilitasi ekosistem dunia hiburan Indonesia, di M Bloc, Jakarta Selatan, Minggu (2/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 3 Februari 2020 | 17:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) dan Event Organizer (EO) menunjukkan tren yang positif. Nilai pertumbuhan industri ini, diperkirakan lebih dari Rp 500 triliun setiap tahunnya, dengan kenaikan sebesar 15 persen hingga 20 persen per tahun.

Co-founder dan Chief Communication Officer Eventori, Dadi Krismatono, mengatakan, industri EO dipicu oleh maraknya event yang digelar perusahaan di berbagai daerah di Indonesia. Sayangnya, pelaku industri EO seringkali kesulitan mencari talent ketika harus menggelar event di daerah-daerah.

"Pengalaman kami sebagai EO, seringkali menjumpai kesulitan dalam mencari talent, vendor atau partner untuk produksi, hingga venue," ujar Dadi Krismatono, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (3/2/2020).

Berangkat dari fenomena itu, lanjut Dadi, Eventori hadir sebagai platform berkonsep e-commerce yang memfasilitasi ekosistem dunia hiburan Indonesia.

"Ada tiga elemen utama yang akan dihadirkan pada ekosistem Eventori. Pertama, talent yang mencakup para artis, master of ceremony (MC), hingga entertainer. Kedua, produksi yang meliputi para vendor terkait seperti sound system, lighting, multimedia, hingga stage director. Ketiga, venue atau tempat acara," jelasnya.

Dadi menambahkan, guna memperkenalkan platform Eventori, pihaknya menawarkan pendampingan dan pengembangan bisnis bagi artis-artis yang bekerja sama dengan platform ini dalam bidang talent management. Selain itu, Eventori akan menggelar ajang pencarian bakat 'Eventori Cari Artis' melalui kerja sama dengan salah satu televisi swasta.

"Ajang 'Eventori Cari Artis' bukan talent search biasa, karena nantinya artis-artis pemenang akan didampingi oleh tim talent management untuk terus mengasah bakat mereka. Mereka juga akan diasah soft skill-nya. Mulai dari bagaimana tampil di media, bagaimana mengelola media sosial, sampai masalah perencanaan keuangan dan legal. Kami siapkan tim kreatif untuk memikirkan strategi pengembangan para artis, termasuk juga mencarikan job," tandas Dadi.

Chief Digital & Platform Eventori, Bambang Pangestu, menambahkan, saat ini sudah ada 1.600 talent yang sudah dihimpun Eventori. "Mereka sudah kami kurasi. Setelah ini, kami juga masih akan mencari talent di 60 kota di Indonesia untuk memenuhi semua kategori yang ada di platform ini," ucapnya.

Melalui Eventori, lanjut Bambang, kalangan pengguna, baik korporat maupun individual, dapat memilih talent, produksi, dan venue sesuai kebutuhan mereka. "Sebab, di platform Eventori akan ditayangkan juga profil, harga, hingga ulasan dari para user (pengguna) yang sudah pernah menggunakan berupa komentar dan bintang," ungkap Bambang.

Menurut Bambang, untuk bisa menggunakan platform Eventori, pengguna harus mendaftar dan menjadi member terlebih dahulu. Member dapat membayar booking fee Rp 250.000 untuk sekali booking.

"Pengguna juga bisa mendaftar sebagai member premium dengan nilai Rp 3 juta per tahun. Member premium, mendapat keistimewaan dengan bisa booking beberapa artis secara bersamaan. Selanjutnya, setelah booking dan memilih, pengguna harus membayar 50 persen dari harga layanan yang dipilih dan melakukan pelunasan H-3," kata Bambang.



Sumber: BeritaSatu.com