Menristek Dorong Kemunculan Unicorn Baru

Menristek Dorong Kemunculan Unicorn Baru
Ilustrasi Startup atau perusahaan rintisan. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
/ FER Sabtu, 22 Februari 2020 | 20:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah mengharapkan akan ada tiga hingga lima perusahaan rintisan atau startup yang menjadi unicorn pada tahun ini.

Baca Juga: IDX Incubator Gandeng 20 Startup dan UMKM

Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Soemantri Brodjonegoro, mengharapkan tiga hingga lima perusahaan rintisan bisa menyandang status unicorn.

Sehingga, jumlah perusahaan rintisan atau startup yang berada di tingkatan tersebut semakin bertambah.

"Tahun ini kita harapkan ada tambahan tiga sampai lima lagi," kata Bambang saat di acara Start Summit 2020 di Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Sementara bagi perusahaan yang sudah masuk golongan unicorn, Bambang mengharapkan mereka mampu naik tingkat lagi menjadi decacorn.

Baca Juga: OVO Tunjuk Mirza Adityaswara Sebagai Preskom

 

Meski pun tidak secara spesifik menyebutkan startup mana saja yang berpotensi naik menjadi unicorn, Bambang menilai ada peluang di sektor on-demand dan platform dagang, juga sektor pendidikan maupun kesehatan.

Indonesia saat ini memiliki empat perusahaan rintisan yang menembus tingkatan unicorn, yaitu Bukalapak, Tokopedia, Traveloka dan yang terbaru platform pembayaran digital OVO.



Sumber: ANTARA