Gravity Game Link Siapkan Perilisan Ragnarok Frontier

Gravity Game Link Siapkan Perilisan Ragnarok Frontier
Gravity Game Link kembali merilis sekuel gim Ragnarok yang terbaru di Indonesia, Ragnarok Frontier. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. Gravity Game Link )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 24 Februari 2020 | 12:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gravity Game Link akan kembali merilis sekuel gim Ragnarok yang terbaru di Indonesia, Ragnarok Frontier, tepatnya di kuartal pertama tahun 2020.

Baca Juga: eSport Bukan Hanya Sekedar Game Online

Ragnarok Frontier sendiri merupakan satu dari tiga gim Ragnarok yang dirilis Gravity Game Link di tahun ini, selain Ragnarok Tactics dan Ragnarok X: Next Generation.

President of Gravity Game Link, Harry Choi, mengatakan, gameplay dan genre permainan yang ditawarkan di Ragnarok Frontier akan berbeda dari gim Ragnarok lainnya.

Sebagai contoh, jika Ragnarok Tactics lebih menonjolkan perminan Action RPG (role-playing game), maka Ragnarok Frontier lebih ke arah MMORPG (Massively Multiplayer Online Role-playing Game).

"Model permainannya pun dibuat lebih santai dengan konsep idle," jelas Harry Choi dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Senin (24/1/2020).

Baca Juga: Alasan Ariel Noah Terjun ke Dunia eSport

Harry mengatakan, Gravity Game Link menyebut genre Ragnarok Frontier ini dengan sebutan Cross Platform MMORPG. "Gim ini memiliki slogan One-Handed Play MMORPG, yang artinya para pemain bisa memainkan Ragnarok Frontier secara santai haya dengan menggunakan satu tangan,” kata Harry Choi.

Selain mengincar pemain baru, lanjut Harry Choi, gim ini juga menyasar segmen gamer lawas yang dulunya mungkin bermain Ragnarok di era tahun 2000-an. Karenanya, Gravity menghadirkan kualitas grafik ala Ragnarok Online PC, namun dikemas dengan beragam kemudahan serta fitur-fitur yang mendukung kenyamanan bermain di berbagai macam platform, mulai dari handphone, tablet, dan laptop.

"Karena disebut game idle, pemain bisa memainkan Ragnarok Frontier 24 jam nonstop tanpa mengganggu aktivitas yang lainnya. Pemain bisa tetap mengarahkan karakter di dalam gim untuk terus membunuh monster dan mendapatkan reward selagi mengerjakan aktivitas yang lainnya," pungkas Harry Choi.



Sumber: BeritaSatu.com