Asli RI Resmi Tercatat di OJK

Asli RI Resmi Tercatat di OJK
PT Asli Rancangan Indonesia (ASLI RI) resmi tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penyedia teknologi Inovasi Digital Keuangan (IKD). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 21 Maret 2020 | 19:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Asli Rancangan Indonesia (Asli RI) mengumumkan telah tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penyedia teknologi inovasi digital keuangan (IKD). Pencatatan di OJK itu efektif per 18 Maret 2020, dengan nomor Surat No S-130/MS.72/2020.

Baca: Ninja Xpress Gandeng Grab Perluas Layanan On Demand

Asli RI disebut telah memenuhi semua ketentuan dalam Peraturan OJK Nomor 13/2018 dan hukum yang berlaku, sehingga Asli RI dapat menjalin kerja sama dengan lembaga jasa keuangan yang terdaftar dan atau mendapat izin di OJK.

Selanjutnya, Asli RI harus mengikuti proses regulatory sandbox, suatu instrumen dan proses akreditasi formal, yang dipakai oleh OJK untuk menguji aplikasi, model bisnis, produk, layanan, dan teknologi yang digunakan oleh suatu perusahaan financial technology (fintech).

CEO Asli RI, Irjen Pol (Purn) Drs Arief Dharmawan, menjelaskan, Asli RI merupakan perusahaan rintisan atau startup yang menjalankan bisnis intelligent e-KYC (electronic Know your Curtomer). Asli RI menggunakan teknologi canggih berbasis AI Biometric Matching System. Implementasi teknologi ini untuk mencegah fraud dan melakukan verifikasi atau identifikasi jati diri seseorang.

Baca: Asli RI Gandeng Login ID Kenalkan Solusi Keamanan Biometrik

"Teknologi yang dimiliki Asli RI sudah terbukti dan di implementasi di lembaga penegak hukum di Indonesia, seperti di Polri, BIN, BNN, dan BNPT," kata Arief Dharmawan dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (21/3/2020).

Arief menambahkan, Asli RI merupakan perusahaan Biometric Security pertama di Indonesia yang bersertifikasi FIDO2 Server Certificate yang menggunakan model keamanan berbasis kriptografi, yang berarti produk tersebut telah memenuhi standar open banking Eropa, PSD2 dan juga The European GDPR (EU-GDPR) yang masing-masing adalah regulasi privasi data yang paling ketat saat ini.

Menurut Arief, pencatatan di OJK menjadi pencapaian dan validasi menuju berkembangnya kepercayaan para pelaku perbankan, perusahaan pembiayaan dan fintek kepada Asli RI sebagai penyedia solusi Intelligent eKYC as-a-service untuk membantu mereka dalam mengurangi risiko kredit dan mencegah terjadinya fraud di dalam proses eKYC mereka.

Baca: Cakap Tawarkan Solusi Kegiatan Belajar Secara Daring

"Service kami yang real-time dapat meningkatkan kepuasan nasabah karena proses yang instan dalam hitungan detik, otomatis tanpa human intervention, akurat dan yang terpenting adalah membantu meningkatkan inklusi keuangan," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com