Penerapan WFH, Trafik Data XL Axiata Melonjak Hingga 15%

Penerapan WFH, Trafik Data XL Axiata Melonjak Hingga 15%
eknisi XL Axiata sedang melakukan perawatan jaringan di salah satu BTS yang terletak di desa Nawangkewa, kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur guna memastikan kesiapan jaringan XL Axiata untuk menghadapi libur Panjang Natal dan Tahun Baru. (Foto: Beritasatu.com / Dok. XL Axiata)
Lona Olavia / FER Senin, 23 Maret 2020 | 16:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT XL Axiata Tbk melalui data dari pusat pemantauan jaringan customer experience and service operation center mencatat lonjakan trafik data rata-rata 10 persen hingga 15 persen dibandingkan hari normal, terkait penerapan work from home (WFH).

Baca: Pencuri Kuota Mengancam Kebebasan Anak Belajar Secara Daring

Akses ke aplikasi-aplikasi penunjang kerja dan belajar dari rumah menjadi favorit pelanggan, dengan kenaikan trafik tertinggi sebesar 48 persen. Sementara itu, berdasarkan lokasi, Jabodetabek mencatat kenaikan trafik sebesar 6 persen.

Pelaksana tugas (Plt) Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, di luar Lebaran dan Natal, Tahun Baru, ini adalah kenaikan trafik data yang tertinggi.

"Secara nasional trafik data harian naik 10 persen hingga 15 persen dari periode minggu sebelumnya dan untuk jamnya pukul 09-12.00 naik tertinggi. Belajar dan bekerja yang berikan kontribusi tertinggi terutama pagi hari. Sedangkan untuk nonton mulai sore tertingginya," kata Darmayusa di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Meski terjadi kenaikan, namun XL belum menambah kapasitas jaringan yang ada karena memang sudah dipersiapkan untuk bisa menampung kenaikan trafik hingga 2x dari trafik hari normal.

Baca: XL Axiata Sediakan Gratis Akses ke Aplikasi Pendukung

Layanan data yang paling tinggi kenaikannya berturut-turut menurut jenisnya adalah aplikasi Ruang Guru 48 persen, Netflix 46 persen, Facebook 11 persen, Whatsapp 10 persen dan Mobile Legend 8 persen.

Khusus aplikasi-aplikasi yang mendukung bekerja dan belajar dari rumah, selain Ruang Guru, kenaikan trafik yang tinggi juga terjadi pada Google Classroom 2.354 persen, Brainly 84 persen, Zenius 54 persen, dan Udemy 44 persen.

Untuk media sosial, di mana masyarakat dan pelanggan banyak memantau perkembangan dan informasi terkait wabah Covid-19, kenaikan trafik terjadi pada Facebook sebesar 11 persen, Instagram 2 persen, Youtube 3 persen, dan Twitter 3 persen.

Berdasarkan lokasi, selain Jabodetabek, trafik data yang meningkat secara signifikan juga terjadi di Kabupaten Barru 19 persen, Kabupaten Bulukumba 18 persen, Kabupaten Pinrang 18 persen di Provinsi Sulawesi Selatan, serta di Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Labuhan Batu Selatan sebesar 16 persen dan di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 15 persen.



Sumber: BeritaSatu.com