Investor Trading Emas dan Forex Meningkat saat WFH

Investor Trading Emas dan Forex Meningkat saat WFH
CEO Didimax, Yadi Supriyadi (tengah), memberikan edukasi agar masyarakat tidak lagi tertipu dengan investasi bodong. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 30 Maret 2020 | 23:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - CEO Didimax , Yadi Supriyadi, mengatakan, banyak orang mulai melirik bisnis trading emas dan forex sebagai alternatif investasi di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19. Alasannya, jenis investasi ini bisa dikerjakan dari rumah bermodalkan gadget dan koneksi internet.

Baca Juga: Ini Bisnis Online yang Menjanjikan untuk Milenial

"Banyak trader atau investor di Didimax mengklaim meraup untung lebih dari 20 persen dalam sehari. Hal ini dikarenakan peluang return di trading sangat besar. Selain itu juga Didimax menyediakan layanan edukasi kepada para nasabahnya sehingga bisa menghasilkan return yang maksimal,” ungkap Yadi Supriyadi, di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Yadi menjelaskan, forex trading adalah investor memperdagangkan (menjual atau membeli) produk keuangan, dalam hal ini menggunakan forex (mata uang), komoditi (emas ) berdasarkan harga yang berlaku di pasar saat transaksi berlangsung.

Chief Analyst Didimax, Cenli Yani, menambahkan, Didimax selaku pusat edukasi trading forex di Indonesia tetap berkomitmen memberikan edukasi agar masyarakat tidak lagi tertipu dengan investasi bodong atau semacamnya.

"Seiring meningkatnya pemahaman masyarakat Indonesia tentang trading forex, nasabah Didimax juga ikut meningkat,” urai Cenli Yani.

Baca Juga: Didimax Jadi Mitra Resmi Persib Bandung

Pada awal tahun ini, jumlah volume trading di startup tersebut sudah mencapai 100.000 lot per bulan dengan produk lebih dari 26 instrumen forex termasuk emas dan lainnya. Cenli Yani mengatakan, pandemi virus corona membuat orang-orang terpaksa bekerja dari rumah.

"Sehingga orang-orang mulai memikirkan investasi baru dengan pengembalian yang cepat. Salah satunya, melalui trading emas dan forex,” tandasnya.

Saat ini, kata Cenli Yani, merupakan waktu yang tepat untuk memulai bisnis trading forex, karena bisnis ini tidak terkena dampak dari virus corona.

"Sebabnya, dari awal memang bisnis trading forex bisa dikerjakan darimana saja dan kapanpun selama 24 jam sehari dari Senin hingga Jumat,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com