Geoportal Covid-19 Lacak Virus Corona secara Real Time

Geoportal Covid-19 Lacak Virus Corona secara Real Time
Pusat Dukungan Darurat Geospasial (ESSC) Esri Indonesia meluncurkan Geoportal Covid-19 untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengambil tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 31 Maret 2020 | 15:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pusat Dukungan Darurat Geospasial (ESSC) Esri Indonesia baru-baru ini meluncurkan Geoportal Covid-19 untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengambil tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona.

Baca Juga: Kondisi Menhub Membaik

"Geoportal Covid-19 berfungsi sebagai sarana informasi kesehatan bagi masyarakat yang mengintegrasikan informasi dari instansi pemerintah terkait dan memvisualisasikannya pada dasbor pemetaan yang dinamis sehingga dapat menyajikan gambaran yang aktual kepada para pengguna mengenai wabah virus corona saat kasusnya terungkap,” ujar CEO Esri Indonesia, Dr Achmad Istamar, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (31/3/2020).

Istamar menjelaskan, dasbor Geoportal Covid-19 memetakan jumlah kasus yang telah terkonfirmasi dan dalam masa perawatan, jumlah kematian akibat wabah tersebut dan jumlah pasien yang telah sembuh, serta wilayah di mana infeksi Covid-19 terdeteksi.

Dasbor ini juga menampilkan sejumlah dataset penting mengenai fasilitas transportasi yang tersedia, petunjuk peringatan perjalanan dan rumah sakit rujukan utama untuk kasus Covid-19. Seluruh data bersumber dari lembaga pemerintah seperti Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Baca Juga: Esri Indonesia Gagas Program ESSC

Selain itu, dasbor juga menampilkan feed twitter langsung dari lembaga pemerintah terkait seperti Kementerian Kesehatan (Kemkes), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan kantor Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Di saat seperti ini, ketersediaan data dan informasi dari pihak yang berwenang untuk seluruh otoritas lokal dan masyarakat sangat penting dalam merencanakan tindakan pencegahan demi mencegah penularan virus secara lokal. Hal yang paling penting, memiliki portal satu atap untuk seluruh informasi akan menghindari penyebaran informasi yang salah dan berita palsu yang memperparah krisis kesehatan masyarakat ini," kata Istamar.

Istamar menjelaskan, Geoportal Covid-19 dibangun pada pendekatan berbasis inisiatif ArcGIS Hub yang bertujuan untuk mempromosikan keterlibatan dan kolaborasi yang lebih besar antara lembaga-lembaga pemerintah, kelompok-kelompok nirlaba dan para akademisi.

Baca Juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Berangsur Pulih

"Mengadopsi pendekatan ini memungkinkan kita untuk tidak hanya menyediakan visualisasi peta tetapi juga data, application programming interface (API), dan layanan yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk membuat aplikasi mereka sendiri tanpa memerlukan keterampilan pemrograman," tandas Istamar.



Sumber: BeritaSatu.com