Pandemi Virus Corona, Pengguna Zoom Melonjak Lebih dari 200 Juta

Pandemi Virus Corona, Pengguna Zoom Melonjak Lebih dari 200 Juta
Aplikasi Zoom. ( Foto: ist )
Yudo Dahono / YUD Kamis, 2 April 2020 | 19:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengguna aplikasi konferensi video Zoom melonjak drastis selama pandemi virus corona yang terjadi nyaris di seluruh penjuruh dunia. Zoom mencatatkan lebih dari 200 juta pengguna pada bulan Maret dari sebelumnya hanya maksimum sebanyak 10 juta pengguna.

Penggunaan Zoom dan komunikasi digital lain melonjak drastis karena perusahaan, sekolah, partai politik serta organisasi dan individu lainnya harus bekerja dari rumah (work from home) karena pandemi virus corona (Covid-19).

Baca juga: Ini Cara Agar Meeting Anda di Zoom Lebih Menyenangkan

Menurut bos Zoom Eric Yuan, pengguna aplikasi Zoom pada akhir Desember tahun lalu hanya sekitar 10 juta saja.

"Untuk membuat pertumbuhan (pengguna) dalam konteks yang tepat, pada akhir Desember tahun lalu, angka maksimum pertemuan harian, baik versi gratis dan berbayar yang dilakukan lewat Zoom sekitar 10 juta," kata Eric, Rabu (1/4/2020).

Eric mengatakan bahwa penggunaan Zoom meroket selama beberapa pekan terakhir dengan lebih dari 90.000 sekolah di 20 negara menggunakan layanan konferensi video untuk melakukan kelas jarak jauh.

Baca juga: Zoom, Aplikasi Konferensi Video yang Tengah Naik Daun

Lebih lanjut Eric meminta maaf karena masalah privasi dari aplikasi Zoom yang menjadi sorotan publik.

"Kami menyadari bahwa kami kurang berhasil memenuhi harapan dari masyarakat mengenai privasi serta keamanan. Karena hal tersebut, saya memohon maaf yang sedalam-dalamnya," kata Eric.

Firma riset Apptopia memperkirakan pengguna aplikasi mobile Zoom di Amerika Serikat meningkat pesat hingga mencapai angka 4,84 juta. Nilai saham Zoom Video Communications Inc yang mulai melantai di bursa saham pada tahun lalu seharga $AS 36 ditutup di kisaran $AS 137 pada Rabu (1/4/2020).



Sumber: Reuters