Peranti Pendukung Sudah Siap, Aturan Validasi IMEI Segera Berlaku
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peranti Pendukung Sudah Siap, Aturan Validasi IMEI Segera Berlaku

Rabu, 15 April 2020 | 22:27 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kebijakan validasi IMEI yang diteken tiga menteri, Kominfo, Perdagangan dan Perindustrian pada 18 Oktober 2019 hanya tinggal menghitung hari. Menurut rencana, aturan tersebut akan diberlakukan pada 18 April 2020.

Pemerintah dan ekosistem industri sepakat dengan skema white list untuk memblokir ponsel selundupan atau black market (BM) yang diaktifkan setelah tanggal 18 April 2020.

Baca: Pelaku Industri Minta Pemberlakuan Validasi IMEI Sesuai Jadwal

Kepala Subdirektorat Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standar Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Nur Akbar Said menyatakan, petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) dari pengendalian IMEI ini sedang dalam proses harmonisasi.

"Insyallah dalam dua hari ini akan selesai. Sedangkan untuk dasar hukumnya sedang kami koordinasikan dengan Menko Polhukam. Sebelum tanggal 18 April diharapkan sudah selesai. Pada intinya, aturan skema whitelist sudah disepakati oleh seluruh eksosistem industri dan pihak kementerian terkait, Kemkominfo, Kemperin dan Kemdag," ungkap Nur Akbar dalam talkshow online yang digelar oleh Indonesia Technology Forum (ITF), di Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Menurut Nur Akbar, memang ada perubahan dari aturan sebelumnya dimana ada penyesuaian pengaturan IMEI. Pasalnya, sistem informasi basis data identifikasi perangkat telekomunikasi bergerak (SIBINA) sudah tidak akan digunakan lagi, dan digantikan dengan sistem informasi industri nasional (SIINAS) yang terintegrasi dengan central equipment identification registration (CEIR) dan equipment identity register (EIR) sebagai suatu kesatuan sistem yang dioperasikan oleh pemerintah.

Terlebih, instalasi CEIR di cloud ditegaskan sudah siap, dengan kapasitas CEIR yang mencapai 1 miliar triplet (IMEI-MSISDN-IMSI). "Hanya tinggal menunggu data dump dari operator. Sedangkan API untuk koneksi semua stakeholder sudah siap. Kemudian untuk integrasi dengan pihak operator, Telkomsel sudah siap terintegrasi, Indosat Ooredoo, XL, Smartfren dalam proses koneksi, H3I dalam uji Ping test. Intinya sudah tidak ada masalah,” papar Nur Akbar.

Baca: Wabah Corona Merebak, Validasi IMEI Tidak Ada Pemunduran Waktu

Menurut Nur Akbar, nantinya aturan tersebut tidak akan mengganggu pada pengguna ponsel eksisting. Mereka yang membeli ponsel dan mengaktifkannya sebelum tanggal 18 April 2020 tetap akan mendapatkan layanan seluler.

"Aturan tersebut berlaku bagi konsumen yang membeli ponsel setelah tanggal 18 April 2020. Jika mereka membeli ponsel black market secara otomatis tidak akan mendapatkan layanan selular. Sementara mereka yang membeli ponsel dengan IMEI secara resmi, secara otomatis akan mendapatkan layanan seluler," tegas Nur Akbar.

Kepala Subdirektorat Industri Peralatan Informasi dan Komunikasi, Perkantoran, dan Elektronika Profesional Kemperin, Najamudin mengungkapkan, hal yang sama. Pihak Kemperin sendiri menyatakan sudah sangat siap untuk melaksanakan aturan validasi IMEI mulai 18 April 2020.

"Kemperin pada dasarnya sudah siap. Hanya saja kami masih menunggu serah terima perangkat CEIR hibah dari Telkomsel dan menunggu keputusan, siapa yang akan mengelolanya. Hal ini penting karena akan juga menjadi pihak yang nanti nya akan membuka costumer service. Walau demikian, jika memang diputuskan Kemenperin yang mengelolanya, kami siap," tegas Najamudin.

Baca: Pemberlakuan Validasi IMEI Diharapkan Tepat Waktu

Sedangkan untuk masalah perlindungan data pribadi, Najamudin menyatakan, tidak perlu khawatir tentang hal tersebut karena SIINAS dan CEIR tidak bisa membaca data secara detail. "Hanya bisa membaca IMEI-MSISDN-IMSI saja," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Barang dan Jasa Kementerian Perdagangan (Kemdag), Ojak Manurung menyatakan, pihaknya telah menyiapkan dua peraturan menteri.

Pertama, peraturan menteri nomor 78 tahun 2019 tentang petunjuk penggunaan layanan jaminan purna jual untuk produk elektronika dan telematika. Di dalam nya terkait dengan pasal yang menjamin bahwa produk yang diperdagangkan itu sudah tervalidasi atau teregistrasi. Kemudian yang kedua adalah Permendag No. 79 Tahun 2019 terkait dengan kewajiban mencantumkan IMEI pada kemasan untuk produk telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet.

"Bagi pelaku usaha, termasuk juga produsen dan importir wajib mencantumkan IMEI pada kemasan. Peraturan yang sama juga berlaku bagi masyarakat yang membeli ponsel secara daring atau online melalui market place," kata Ojak Manurung.

Baca: Sudah Diteken 3 Menteri, Aturan Validasi IMEI Tidak Berlaku Surut

Menurut Ojak, para market place ini juga harus turut bertanggung jawab terhadap ponsel atau produk HKT (Handphone atau telepon seluler, Komputer Genggam, dan Tablet) yang diperjualbelikan oleh merchant-nya.

"Itu sebabnya, para market place pun harus meminta surat pernyataan dari para merchant bahwa tidak akan menjual produk HKT yang ilegal," pungkas Ojak Manurung.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kisah Dhyfina, Gamers Perempuan dengan Penghasilan Menggiurkan

Menyandang status pro-player dalam game online Mobile Legends, Dhyfina bisa membeli mobil idaman dan memberangkatkan umrah kedua orang tuanya.

DIGITAL | 25 September 2021

Buka Gerai Baru di Surabaya, Oppo Optimistis Pasar Ponsel Pulih

Seiring menggeliatnya pasar ponsel, Oppo telah membuka tiga gerai di Jawa Timur sepanjang tahun 2021.

DIGITAL | 25 September 2021

Abdul Gafur, Videografer Indonesia yang Sukses Garap Berbagai Proyek Internasional

Lulus dengan tiga gelar Advanced Diploma yang berbeda, Abdul Gafur berhasil menaklukkan dunia internasional dengan skill videografinya.

DIGITAL | 25 September 2021

Cerita Youtuber Andy Saputra tentang Hidup di Selandia Baru

Andy Saputra bisa dibilang salah satu dari orang beruntung yang bisa berhasil mewujudkan mimpinya untuk tinggal dan menetap di luar negeri.

DIGITAL | 25 September 2021


Heboh Video Viral Garuk-garuk di Medsos, Ini Faktanya

Video viral berdurasi 21 detik itu saat ini sudah ditonton lebih dari satu juta kali dan ada ratusan netizen yang ikut serta mengomentarinya.

DIGITAL | 25 September 2021

Keandalan SDM Teknologi Menunjang Ekosistem Digital Indonesia

Sagara Tech menggelar HR Tech Summit untuk mengembangkan ekosistem kerja dengan SDM yang bertalenta digital.

DIGITAL | 24 September 2021

Ini Cara Mendapatkan Versi Final Windows 11, Gratis!

Berikut cara upgrade ke Windows 11 yang bisa dilakukan bagi para pengguna Windows 10 secara cuma-cuma.

DIGITAL | 24 September 2021

Pahamify Luncurkan Buku Panduan Dampingi Pelajar Hadapi UTBK Perguruan Tinggi

Pahamify meluncurkan buku sakti bernama ‘Ultimate Guide UTBK’ sebagai panduan pelajar menempuh UTBK tahun 2022.

DIGITAL | 24 September 2021

Ingin Tahu Penghasilan Travel Blogger? Ini Aneka Sumbernya

Travel blogger memiliki beberapa sumber penghasilan setelah me-review berbagai tempat wisata bagi warganet di media sosial.

DIGITAL | 24 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Kripto Anjlok Lagi? Ini 7 Bitcoin Crash Terparah dalam Sejarah

Kripto Anjlok Lagi? Ini 7 Bitcoin Crash Terparah dalam Sejarah

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings