Aplikasi Icando Jadi Solusi Pendidikan Anak Usia Dini

Aplikasi Icando Jadi Solusi Pendidikan Anak Usia Dini
Aplikasi belajar, Icando. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 2 Mei 2020 | 18:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 seperti sekarang ini, pembelajaran berbasis online atau daring menjadi alternatif dan jawaban atas kekhawatiran para pendidik maupun orang tua siswa.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan penawar atas tantangan mengajar dari rumah dan menggaet 12 penyedia konten pendidikan.

Salah satunya, Icando yang merupakan aplikasi pendidikan anak sebagai alternatif belajar online untuk anak usia dini di tengah maraknya virus corona.

Aplikasi Icando

Pendiri dan Direktur Utama Icando, Syaiful Lokan, menyatakan dukungannya untuk menyediakan platform online berbasis game sebagai alternatif kegiatan belajar mengajar di rumah bagi anak usia dini.

"Dari seluruh tingkatan pendidikan, bisa dikatakan tingkat dasar atau pendidikan usia dini yang mengalami tantangan paling berat. Hal ini dikarenakan masa-masa emas anak harus banyak dididik secara langsung dengan sentuhan pengajar," ujar Syaiful Lokan dalam keterangan persnya kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (2/5/2020).

Syaiful Lokan mengatakan, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Icando hadir dengan wajah baru, melalui perilisan complete version yang terintegrasi dengan Icando Guru dan Icando Orang Tua.

"Icando dikembangkan berbasis game-based education sehingga cocok untuk anak usia dini. Aplikasi ini bisa didapatkan secara gratis di Google Play Store," kata Syaiful Lokan.

Menurut Syaiful Lokan, konten di dalamnya berfokus untuk melengkapi anak dengan keterampilan membaca, menulis, berhitung, dan budi pekerti yang selaras dengan Kurikulum 2013, serta dikembangkan dengan teknologi terkini, seperti voice recognition dan hand-written recognition.

"Icando menjadikan belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan dan tidak membebani anak-anak. Game dapat menjadi salah satu metode baru untuk mewujudkan suasana belajar yang bahagia bagi anak," tandasnya.

Dengan berbasis game-based education, lanjut Syaiful Lokan, anak dapat belajar sekaligus bermain dengan perasaan bahagia.

"Selain itu, orang tua juga dapat memonitor perkembangan belajar anaknya dengan bantuan karakter interaktif yang ada di dalam aplikasi, yaitu Pak Ken," pungkas Syaiful Lokan.



Sumber: BeritaSatu.com